Bangkit dan Berinovasi di Masa Pandemi, Wakil Ketua DPRD Badung Wayan Suyasa Bantu dan Apresiasi Kelompok Nelayan Kuta

0
390
AUDIENSI. Wakil Ketua DPRD Badung Wayan Suyasa saat memberikan bantuan kepada perwakilan kelompok nelayan Kuta. Senin (21/6/2021). Foto : Tim

MANGUPURA, Fajarbadung.com – Puluhan perwakilan para nelayan asal Banjar Segara, Desat Adat Kuta, Kelurahan Kuta, mendatangi Kantor DPRD Badung, Senin (21/6/2021). Kedatangan puluhan nelayan tersebut untuk beraudiensi dengan DPRD Badung. Saat beraudiensi, para nelayan itu diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Badung I Wayan Suyasa. Menurut Suyasa, pertemuan tersebut merupakan lanjutan dari serapan aspirasi saat reses beberapa waktu lalu. “Kami berbangga, saya selaku wakil rakyat memberikan apresiasi kepada masyarakat yang mendatangi Kantor DPRD Badung. Ini adalah koordinasi lanjutkan dari hasil reses baru-baru ini,” ujarnya.

Menurut Suyasa, sangat masuk akal jika nelayan Kuta mendatangi DPRD Badung. Sebab, setelah diterpa pandemi Covid19, pariwisata Bali dan Kuta mati total. Kondisi ini berbeda dengan Badung Utara dimana masih memiliki pertanian, peternakan dan berbagai sumber lainnya. Sementara di Kuta, semuanya sudah dibangun jadi akomodasi pariwisata.

See also  Forum Rakorda ASDEKSI se Bali Akan Membahas 2 Agenda Penting

“Adanya Covid19 yang begitu lama, mereka harus berinovasi, untuk memperoleh penghasilan. Salah satunya ada laut, yang memiliki berkah yang sangat tinggi. Dulunya laut di Kuta dulunya digunakan untuk pariwisata. Sekarang menjadi tempat nelayan mencari penghasilan keluarga. Makanya saat ini berdiri beberapa kelompok nelayan di destinasi pariwisata Kuta. Itulah mereka mendatangi Kantor DPRD Badung untuk berkoordinasi, apakah yang bisa dibantu bagi para nelayan,” ujarnya. Sebelumya mereka bekerja di akomodasi pariwisata, maka sekarang beralih menjadi nelayan.

Dalam kesempatan tersebut politikus asal Desa Penarungan dan menjabat sebagai ketua DPC Partai Golkar Badung ini memberikan dana bantuan masing-masing 5 juta bagi perwakilan 4 kelompok nelayan Banjar Segara Desa Adat Kuta.

See also  Dua Pelaku Pengeroyokan Diamankan Tim Opsnal Polsek Mengwi

Kepala Lingkungan Banjar Segara, Desa Adat Kuta, Nyoman Water mengatakan, sebagian besar warga Banjar Segara beralih menjadi nelayan. “Kami memberikan edukasi kepada nelayan, kemana harus mengadu. Disinilah tempat mengadu yakni kepada wakil rakyat,” ujarnya.

Saat ini Banjar Segara Desat Adat Kuta ada 4 lingkungan. Semuanya beralih menjadi nelayan. Selama ini mereka bekerja di sektor wisata. Saat ini kelompok nelayan ini mulai bangkit untuk mendapatkan penghasilan dari sektor laut. Saat para nelayan mulai bangkit ini belum tersentuh bantuan dari pemerintah daerah. Untuk itu dirinya mengawal langsung saat para nelayan ini beraudiensi dengan Wakil Ketua DPRD.

Ada pun tujuan beraudiensi dengan DPRD Badung tersebut, agar pemerintah bisa membantu para nelayan. Untuk itu pihaknya ingin agar pemerintah daerah bisa mendapatkan bantuan berupa perahu, alat tangkap seperti jaring dan berbagai bantuan lainnya bagi para nelayan. Selama ini belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Selama ini mereka mengadakan peralatan secara mandiri. Semoga pemerintah bisa membantu para nelayan di Kuta,” ujarnya.(cv/tim).

(Visited 19 times, 1 visits today)