
DENPASAR, Fajarbadung.com – Bali Drumholicss, Komunitas penggemar drum dan perkusi yang di bentuk di Denpasar tahun 2020 mengirimkan beberapa anggotanya untuk berkompetisi di Indonesian Drum and Percussion Festival (IDPFest) 2021. Ketua Komunitas Bali Drumholicss I Gusti Agung Ngurah Kertiyasa mengatakan, IDPFest 2021 kembali digelar di tahun ini. Pada tahun 2020 lalu ajang kompetisi ini sempat tertunda dikarenakan pandemi Covid-19. Namun, tahun 2021 ini, tim penyelenggara IDPFest kembali menggelar acara kompetisi drum/perkusi spektakuler yang diadakan secara virtual, menggunakan platform digital, diantaranya YouTube, Instagram, Facebook, Twiter, TV (cable/nation wide) dan hybrid offline. “Kreativitas dan inovasi memang tidak bisa dibatasi. Hal ini terlihat dari tidak berkurangnya minat para drummer muda Bali untuk mensukseskan kompetisi bertaraf nasional ini dan untuk mengharumkan nama Bali, khususnya Denpasar ditengah pandemi yang menggempur Bali,” ujarnya di Denpasar, Sabtu (28/8/2021).
Ia mengatakan, drummer yang berkompetisi merasa sangat senang dan bangga. Dengan semangat anak-anak dan dukungan orang tua yang saling melengkapi persiapan berkompetisi tahun ini membuat mereka semakin yakin bisa tampil dengan baik di ajang tersebut.
Seperti kejuaraan tahun sebelumnya, kompetisi kali ini diminati oleh para peserta dari seluruh Indonesia .Kompetisi IDPFest 2021, terbagi dalam tiga kategori yakni Kompetisi Drum & Perkusi, Kompetisi Drum Anak/Remaja dan Lomba Perkusi Keluarga. Sementara
Bali Drumholics berkompetisi di kategori Drum & Perkusi yang merupakan penampilan group yang terdiri dari 12 peserta. Penampilan group Bali Drumholics yang merupakan sebuah kombinasi antara alat tabuh/perkusi modern, traditional (tabuh, kendang, suling) dan alat-alat yang merupakan modifikasi barang bekas, penampilan group Bali Drumholics diharapkan dapat mendulang point lebih dari para juri. Sementara di kategori Anak/Remaja, Bali Drumholics diwakili oleh xx peserta.
Gladi resik yang diadakan pada tanggal 24 Agustus 2021 dihadiri juga oleh Walikota Denpasar I.G.N. Jaya Negara. Dalam pesannya, Jaya Negara memberikan semangat dan penghargaan kepada anak-anak dan para orang tua dalam menjaga gairah bermusik khususnya drum dan perkusi di masa pandemic ini. Ia juga mengharapkan agar peserta dari Bali bisa tampil maksimal sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya seni musik di Bali.
Pengiriman video penampilan peserta akan ditutup pada 31 Agustus sementara para finalis akan diumumkan pada tanggal 20 September. Bali Drumholicss adalah merupakan sebuah komunitas para penggemar dan pemain drum anak-anak dan remaja di Bali yang dibentuk pada Desember 2020 lalu. Komunitas ini ingin memberikan wadah bagi anggotanya dalam berkarya, berbagi pengalaman dan berbagi semangat dalam bermusik khususnya drum dan perkusi. “Silahkan ikuti media sosial Bali Drumholicss untuk mendapatkan informasi kegiatan di Instagram @balidrumholics,” pinta Ngurah.(djk)

















