Bupati Adi Arnawa Hadiri Groundbreaking PSEL Denpasar Raya, Target Beroperasi Akhir 2027

0
22
FOTO : Bupati Adi Arnawa menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) PSEL Denpasar Raya di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Rabu (8/7).

DENPASAR, Fajarbadung.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Rabu (8/7). Proyek kolaborasi lintas sektor ini ditargetkan rampung dalam 15 bulan dan mulai beroperasi pada akhir 2027 sebagai solusi pengelolaan sampah berbasis energi.

Fasilitas ini dirancang untuk mengolah minimal 1.200 ton sampah per hari dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung melalui teknologi Waste-To-Energy. Kehadiran PSEL diharapkan mampu memangkas timbunan sampah, menekan emisi gas rumah kaca, serta menjaga keberlanjutan lingkungan dan pariwisata Bali.

Bupati menegaskan pembangunan PSEL menjadi akselerasi penting untuk mengatasi lonjakan volume sampah di wilayah Sarbagita.

See also  Bupati Adi Arnawa Resmi Buka SPB Fest #4, Dorong Pelestarian Budaya Layang-Layang Bali

“Astungkara, groundbreaking PSEL yang telah lama kita nantikan akhirnya dapat terlaksana. Ini merupakan langkah penting dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu bagi Kabupaten Badung dan Kota Denpasar,” katanya.

Menurut Bupati, PSEL akan memperkuat kepercayaan dunia internasional terhadap komitmen Bali dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia juga berharap fase konstruksi berjalan lancar tanpa hambatan agar manfaatnya bisa segera dirasakan secara luas.

“Persoalan sampah selama ini menjadi perhatian banyak pihak, termasuk wisatawan mancanegara. Dengan hadirnya fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik ini, Bali menunjukkan keseriusannya menghadirkan solusi yang modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Kami mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan Danantara dalam merealisasikan proyek ini. Harapannya, pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, baik dari sisi pengelolaan sampah, kualitas lingkungan, maupun sektor pariwisata,” ucap Adi Arnawa.

See also  Wujudkan Badung Satu Data di Bidang Subsidi Migas, Wabup Suiasa Pimpin Rapat Sinkronisasi Data

Prosesi groundbreaking tersebut turut dilakukan bersama Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri LH Mohammad Jumhur Hidayat, Wamenko Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, Gubernur Bali Wayan Koster, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, serta jajaran Forkopimda Bali.

Gubernur Bali Wayan Koster menyebut PSEL sebagai momentum transformasi nyata untuk mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan menyatakan proyek ini bagian dari strategi nasional memanfaatkan teknologi ramah lingkungan.

Menutup rangkaian, Menteri Investasi/CEO BPI Danantara Rosan Roeslani menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat target konstruksi agar fasilitas ini siap beroperasi komersial tepat waktu di akhir tahun 2027.***

(Visited 1 times, 1 visits today)