DPRD Badung Dukung Kenaikan Belanja Rp1,7 Triliun untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

0
38
Suasana rapat Paripurna masa persidangan pertama DPRD, Kabupaten Badung tahun sidang 2026-2027 dengan penyampaian penjelasan Bupati Badung terhadap rancangan perubahan KUA-perubahan PPAS tahun anggaran 2026, Kamis,(13/8/2026) di Ruang Sidang Utama Gosana, Sekretariat DPRD Kabupaten Badung. Foto : Dok - Ist

MANGUPURA, Fajarbadung.com – Dewan Perwakilan RakyatDaerah (DPRD) Kabupaten Badung gelar rapat Paripurna masa persidangan pertama DPRD, Kabupaten Badung tahun sidang 2026-2027 dengan penyampaian penjelasan Bupati Badung terhadap rancangan perubahan KUA-perubahan PPAS tahun anggaran 2026, Kamis,(13/8/2026) di Ruang Sidang Utama Gosana, Sekretariat DPRD Kabupaten Badung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti menyampaikan, adanya peningkatan pendapatan daerah turut mendorong kenaikan belanja dalam Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026.

Pendapatan meningkat sekitar Rp. 200 miliar lebih, dengan PAD dari Rp.9,5 triliun lebih menjadi Rp.9,8 triliun lebih. Belanja daerah meningkat sekitar Rp.1,7 triliun, dari Rp.11 triliun lebih menjadi Rp. 13 triliun lebih.

Sebagian besar peningkatan belanja tersebut diarahkan untuk pembangunan infrastruktur, DPRD Badung mendukung langkah Bupati Badung.

“Bupati menyampaikan bahwa ada peningkatan baik, pendapatan begitu juga APBD kita yang belanjanya mencapai sekitar Rp 13 triliun.Ya tentu, karena seperti kita ketahui bersama bahwa di bidang infrastruktur ini, dari KUA dan PPAS sebelumnya yaitu, Induk 2026 ini angkanya kan 55% ya untuk infrastruktur.Nah, sekarang di Perubahan ini justru hampir mencapai 60%, yaitu 59,80%. Ini artinya bahwa, komitmen Bapak Bupati untuk, melengkapi fasilitas, terutama berhubungan dengan pariwisata, yaitu infrastruktur jalan. Nah, kita… kita hormati, kita hargai, dan kita dukung tentunya hal tersebut,” jelasnya usai pelaksanaan rapat Paripurna masa persidangan pertama DPRD, Kabupaten Badung tahun sidang 2026-2027 dengan penyampaian penjelasan Bupati Badung terhadap rancangan perubahan KUA-perubahan PPAS tahun anggaran 2026.

See also  Gelar Raker, Dewan Badung Bahas Ranperda Data Dasar Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Berbasis Data Desa Presisi

Ia menyampaikan, saran kepada Bupati Badung agar, prinsip kehati-hatian tetap diperhatikan mengingat, Pemerintah Kabupaten Badung miliki hutang sehingga kemampuan bayar harus diperhatikan juga.

“Agar selalu dalam pengelolaan keuangan daerah ini betul-betul memperhatikan prinsip kehati-hatian. Karena, seperti kita ketahui bahwa Badung ini kan juga punya pinjaman. Nah, kita harus hitung kemampuan daerah kita, kemampuan bayar utangnya tentu.Tapi astungkara, kalau kita melihat data dari Bapenda yang kita punya, setiap triwulan ini rupanya Pendapatan Asli Daerah kita disektor pariwisata terutama PHR, Pajak Hotel dan Restorannya cenderung meningkat terus. Nah, mudah-mudahan kondisi ini bisa terpelihara sampai nanti di 2026 ini,” paparnya.

Selanjutnya, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam pelaksanaan rapat Paripurna masa persidangan pertama DPRD, Kabupaten Badung tahun sidang 2026-2027 dengan penyampaian penjelasan Bupati Badung terhadap rancangan perubahan KUA-perubahan PPAS tahun anggaran 2026, menyampaikan, apresiasi kepada DPRD Badung yang telah melakukan pembahasan dan menyepakati Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026.

See also  Entry Meeting Pemeriksaan Interim LKPD tahun 2024

Anggaran diarahkan untuk mendukung tujuh prioritas daerah, meliputi penguatan kerukunan umat beragama serta pelestarian tradisi, adat, seni dan budaya Bali, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial, penciptaan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Ia menambahkan, integrasi pembangunan sektor pertanian dengan pariwisata, peningkatan kualitas infrastruktur publik dan pembangunan jaringan jalan baru, penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digitalisasi, serta peningkatan pariwisata Badung yang berkualitas.

Bupati berharap seluruh program yang telah dirancang dan disepakati dapat memberikan manfaat serta, membawa perubahan bagi masyarakat Kabupaten Badung.

“Prosesnya sudah kita lalui secara marathon, mulai dari pembahasan, pelaksanaan rencana, sampai perubahan dan koordinasi. Selanjutnya tentu kita sinergikan dengan program-program yang sudah ada dalam dokumen anggaran dan akan dievaluasi oleh pemerintah,” tutupnya.(FB005)

(Visited 4 times, 4 visits today)