Bentuk Kepengurusan FPRB Badung, Anom Gumanti Tekankan Koordinasi dan Sinergi Hadapi Potensi Bencana

0
38
Suasanar apat penyusunan kepengurusan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Badung periode 2026-2030 di Ruang Rapat Pimpinan Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Rabu (23/9/2026). Foto : Dok - Ist

MANGUPURA, Fajarbadung.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupatten Badung yang juga menjabat sebagai Ketua FPRB,  I Gusti Anom Gumanti memimpin rapat penyusunan kepengurusan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Badung periode 2026-2030 di Ruang Rapat Pimpinan Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Rabu (23/9/2026).

Dalam rapat itu, turut hadir anggota DPRD Badung Made Rai Wirata, unsur pemerintah, akademisi, perwakilan FPRB Provinsi Bali, kalangan dunia usaha, serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Kegiatan rapat pengurus ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pengurangan risiko bencana di Kabupaten Badung.

Pada kesempatan tersebut, Anom Gumanti menegaskan penyusunan kepengurusan tidak hanya berkaitan dengan struktur organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk menyelaraskan arah organisasi selama periode 2026-2030.

See also  Wakil Badung Raih Peringkat 3 Lomba Inovasi Kategori Masyarakat Tingkat Nasional

“Selain membentuk kepengurusan, rapat kali ini untuk menyelaraskan visi, misi, serta rencana kerja strategis organisasi,” kata Anom Gumanti.

Lebih lanjut, Anom Gumanti menyatakan keterlibatan berbagai unsur tersebut penting untuk membangun kerja bersama dalam menghadapi potensi bencana.

“Kami harapkan FPRB tidak hanya menjadi wadah koordinasi, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kesiapsiagaan masyarakat,” kata Anom Gumanti.

Melalui kepengurusan periode 2026-2030, Anom Gumanti menargetkan terbangunnya organisasi yang mampu memperkuat koordinasi dan sinergi dalam upaya pengurangan risiko bencana.

“Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung peningkatan kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat Kabupaten Badung dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” pungkas Ketua Dewan asal Kuta ini.**

(Visited 3 times, 1 visits today)