Silaturahmi ke Ny Putri Koster, Ketua Jalasenastri Bali Fokus Jalankan Kampung Bahari Nusantara

0
360
SILATURAHMI. Ketua Jalasenastri Bali, Ny Citra Komang Teguh Ardana saat bertemu Ny Putri Koster di Ruang Tamu Gedung Jayasabha, Rabu (5/5/2021). FOTO - IST.

DENPASAR, FAJARBADUNG.COM  – Ketua Jalasenastri Bali (organisasi yang mewadahi para istri perwira Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut), Ny Citra Komang Teguh Ardana baru – baru ini,  Rabu (5/5/2021) bertandang ke  Gedung Jayasabha menemui Ny Putri Suastini Koster selaku Ketua TP PKK Provinsi Bali.

Ny Citra Komang mengutarakan niatnya  menjalin sinergitas dengan seluruh organisasi perempuan di Bali termasuk TP PKK Provinsi Bali.

Dalam tatap muka yang berlangsung dalam suasana santai itu, Ny Citra Teguh Ardana menyampaikan  bahwa dirinya menjabat sebagai Ketua Jalasnastri Bali sejak sang suami Kolonel Laut (P) I Komang Teguh Ardana dilantik menjadi Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Denpasar Bali pada 15 Maret 2021.

Dia menambahkan, program kerja Jalasenastri lebih banyak diarahkan pada kegiatan sosial seperti pemberian pengobatan gratis. Selain itu, organisasi yang dipimpinnya juga fokus pada pemberian edukasi bagi masyarakat wilayah pesisir melalui program ‘Kampung Bahari Nusantara’.

Ke depannya, ia ingin menjalin sinergi dengan TP PKK Provinsi Bali dalam pelaksanaan program kerja agar bisa berjalan lebih optimal.

Ny Putri Koster yang didampingi Sekretaris TP PKK Provinsi Bali Kadek Suastini menyampaikan selamat bertugas di Bali kepada Ny Citra Komang Teguh Ardana. Ia pun merasa sangat senang bisa bersinergi dengan organisasi yang mewadahi istri perwira TNI AL ini. Ny Putri Koster mengajak seluruh organisasi perempuan untuk bersinergi agar bisa memperkuat peran di tengah masyarakat. Pada umumnya, ujar Ny Putri Koster, setiap organisasi perempuan punya kemiripan dalam program kerja, yaitu penguatan keluarga sebagai lingkup terkecil dalam masyarakat. Oleh sebab itu, ia menilai sangat banyak program yang bisa disinergikan dalam pelaksanaannya.

See also  Gubernur Koster Suarakan Satu Desa Satu Advokat di Munas Peradi SAI 2025

Pada kesempatan itu, Ny Putri Koster juga menyampaikan bahwa dirinya saat ini memimpin tiga organisasi yaitu TP PKK Provinsi Bali, Dekranasda dan Pasikian Paiketan Krama Istri Desa Adat (PAKIS) Bali. Khusus untuk PAKIS Bali, ia menerangkan bahwa organisasi ini merupakan wadah perempuan di desa adat. “Organisasi ini dibentuk untuk memperkuat peran perempuan di desa adat,” ujarnya.

Sedangkan sebagai Ketua Dekranasda Bali, Ny Putri Koster saat ini fokus pada upaya penguatan IKM/UMKM yang terpuruk karena terdampak pandemi Covid-19. Salah satu upaya yang tengah dilakukannya adalah memfasilitasi pelaku IKM/UMKM untuk berpameran di Taman Budaya Provinsi Bali. Terkait dengan keberadaan IKM/UMKM di Bali, ia membeberkan sejumlah tantangan yang saat ini dihadapi, di antaranya ancaman degradasi terhadap produk kerajinan warisan leluhur. Hal ini dikarenakan kemunculan hal-hal baru dan perkembangan teknologi, sehingga Ny Putri Koster menyebut sejumlah kerajinan khas Bali berada dalam ancaman serius.

“Karena terlena dengan teknologi, kualitas jadinya terabaikan,” tandasnya. Ia lantas mencontohkan kerajinan perak yang mulai tergantikan oleh perhiasan berbahan alpaka. Perhiasan ini belakangan lebih digemari karena harganya lebih murah dengan bentuknya yang beragam. Jika dibiarkan, menurutnya, hal ini akan menjadi ancaman bagi upaya pelestarian seni ukir perak yang merupakan warisan leluhur.

See also  Pemprov Bali Pastikan Para Pekerja Terima THR Keagamaan

Selain itu, ancaman degradasi juga terjadi pada tenun tradisional Bali seperti endek dan songket. Endek banyak diproduksi di luar daerah dan hasilnya dipasarkan di Bali. “Ini menyebabkan perputaran ekonomi di Bali tak kuat, ibarat sudah jatuh tertimpa tangga,” imbuhnya.

Berangkat dari sejumlah persoalan itu, selaku Ketua Umum Dekranasda Bali, Ny Putri Koster intens melakukan berbagai upaya untuk mengedukasi pelaku IKM/UMKM dan masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan tanggung jawab pelestarian warisan leluhur agar tak sampai punah. Terkait dengan hal ini, ia minta peran aktif jajaran Jalasenastri Bali untuk mempromosikan kain tenun tradisional Bali.

“Kita berharap ibu-ibu Jalasenastri bisa menjadi duta kain tenun tradisional Bali. Beli dan gunakan kain tenun yang benar-benar dibuat oleh perajin kita,” ajaknya. Dengan dukungan dari berbagai komponen, ia yakin berbagai upaya yang dilakukan terkait dengan pelestarian seni, budaya dan tradisi Daerah Bali akan membuahkan hasil yang lebih optimal.

Dalam kesempatan itu, Ny Putri Koster juga mengharapkan Jalasenastri memberi dukungan terhadap berbagai kebijakan yang saat ini dilaksanakan Pemprov Bali dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pembangunan Semesta Berancana Menuju Bali Era Baru.

See also  Badung Raih Penghargaan Praja Anindita Mahottama dalam Ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik  2023

Pada akhir pertemuan, Ny Putri Koster menerima bingkisan berupa kain endek dan brokat dari Ketua Jalasenastri Bali Ny Citra Komang Teguh Ardana. Kain endek dan brokat itu menjadi istimewa karena dibuat dalam bentuk buket yang sangat indah. Ny Putri Koster awalnya tak menyangka kalau buket yang diterimanya terbuat dari lembaran kain endek dan songket.

“Ini bisa dibuka dan tinggal disetrika saja kalau kainnya hendak digunakan,” ujar Ny Citra. Buket endek dan brokat itu begitu menyita perhatian Ny Putri Koster hingga ia pun tertarik membuat pelatihan untuk jajaran pengurus dan kader PKK. Sebagai bentuk ucapan terima kasih, Ny Putri Koster juga menyerahkan bingkisan berupa tenun endek patra kepada Ny Citra. Ia menjelaskan, tenun patra merupakan jenis premium endek Bali yang setiap motifnya dibuat limited edition.***

Editor – Igo Kleden

(Visited 20 times, 1 visits today)