NUSA DUA, FAJARBADUNG.COM – Polisi Polresta Denpasar memastikan bahwa kematian WNA Inggris bernama Mattew Harper tewas karena bunuh diri. Dimana kejadian itu terjadi pada Kamis (13/1/2022) di perumahan Samatha Citra Kuta, blok A/8, Lingkungan Taman Giri, Mumbul, Kuta Selatan, Badung.
Polresta Denpasar pun merilis hasil otopsi terkait dua luka tusuk di perut kiri dan kanan, satu di dada dan luka sayatan di leher. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Kamis (20/1/2022). Dijelaskanya bahwa ada sepuluh luka pada tubuh korban.
Gambaran luka bawah, luka tusuk dengan Lebar 3 Cm dan panjang saluran luka 15 Cm. Luka pada dada tepat pada garis pertengahan depan dan pada perut kanan bawah mempunyai 2 sudut lancip.
Sedangkan pada perut bawah kiri mempunyai 1 sudut lancip dan 1 sudut tumpul Dari gambaran luka tersebut dapat diterangkan bahwa senjata penyebab adalah senjata bermata 1 dengan lebar maksimal 3 Cm dan panjang minimal 15 Cm .
Luka tusuk tepat pada garis pertengahan depan dan pada perut kanan bawah, senjata diayunkan ketika menusuk tubuh. Sedangkan pada perut kanan bawah ditusuk secara tegak lurus. “Dilihat dari pola dan gambaran luka kekerasan tajam, bahwa luka-luka tersebut berlokasi pada bagian tubuh yang bisa dijangkau dan ada organ vital di bagian tersebut,” kata Kombes Jansen.
Luka-luka pada leher adalah luka iris yang tidak terlalu dalam di samping kiri dan samping kanan leher, menunjukan keragu-raguan. Di samping itu pakaian korban yang menutupi luka kekerasan tajam tidak robek. Dari fakta tersebut dapat diterangkan luka-luka tersebut dilakukan sendiri oleh korban.
Luka tusuk pada perut kanan bawah memotong putus pembulu nadi usus utama kanan yang mengakibatkan perdarahan.
“Jumlah darah yang tertimbun dalam rongga perut Korban sebanyak 950 ml. Jumlah darah ini sudah bisa mengakibatkan kematian karena melebihi dari satu pertiga darah yang mengalir dalam tubuh,” pungkas Jansen.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang WNA asal Inggris bernama Harper Matthew ditemukan tewas mengenaskan di salah satu rumah di perumahan Samatha Citra, Kuta, Taman Giri Mumbul, Benoa, Kuta Selatan, Badung. Pria kelahiran 28 November 1974 itu tewas dengan luka sayat pada leher, luka tusuk di dada, dan si perut sisi kiri dan kanan.
Kejadian itu terjadi pada Kamis (13/1/1/2022). Saat itu korban dan pasangannya bernama Emmy menginap di rumah kerabat mereka di lokasi kejadian,. Namun saat malam itu, korban sempat merasa ketakutan yang tak menentu.
Saat itu, sekitar pukul 06.00 WITA, pemilik rumah bernama Rizka tiba-tiba dihubungi oleh Emmy, pasangan korban. Emmy meminta untuk dibukakan pintu. Pasalnya, saat itu pintu dalam kondisi terkunci. Saat Emmy masuk ke dalam rumah, terlihat korban sudah terkapar dilantai dalam kondisi bersimbah darah. Ada juga pisau di samping tubuhnya. Melihat hal itu, Emmy dan warga sekitar sempat berusaha memberikan pertolongan pada korban. Saat itu korban sempat dilarikan ke RS Unud, Jimbaran. Namun ternyata dia dinyatakan sudah kehilangan nyawa. ***
Penulis – Elo|Editor – Igo


















