Dewan Badung Gelar Rapat Paripurna Mendengarkan Penjelasan Bupati Tentang Perubahan APBD Tahun 2022

0
400
Ketua DPRD Badung, Putu Parwata (2 dari kanan) saat memimpin Rapat Paripurna DPRD di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung, Rabu (24/8). Foto : Ist

MANGUPURA, Fajarbadung.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Badung(DPRD) menggelar Rapat Paripurna masa persidangan kedua tahun 2022 dengan agenda penyampaian penjelasan Bupati Badung terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2022, Rabu (24/8) di Ruang Sidang Utama Gosana Kantor DPRD Badung.

Rapat Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Putu Parwata didampingi wakil ketua  beserta seluruh Fraksi-Fraksi dan jajaran anggota DPRD Badung, sementara dari pemerintah hadir Buapti Badung Nyoman Giri Prasta dan jajarannya seperti Sekda Wayan Adi Arnawa, Pimpinan Instansi Vertikal dan Para Direksi Perusahaan. Agenda rapat paripurna ini dalam rangka mendengarkan penyampaian penjelasan Bupati Badung terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2022.

Bupati Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya menyampaikan bahwa fokus kepada lima bidang yang pertama Pangan Sandang dan Papan, kedua Pendidikan Kesehatan, ketiga Jaminan Sosial dan Tenaga Kerja, kempat Adat Agama Tradisi Seni dan Budaya, kelima Pariwisata serta lengkap dengan Infrastruktur. Komitmen kita adalah Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana. Semesta itu menyeluruh termasuk perencanaan terpola karena disini sudah terkandung didalamnya Tri Pola Pembangunan ada pola program, ada pola penjelasan, ada pola pembiayaan dan ini sudah bisa berjalan dengan baik. “Paling tidak jangan sampai masyarakat Kabupaten Badung kekurangan makananan sehingga kedepannya kita bisa berdiri sendiri dengan adanya stock pangan untuk masyarakat kita sendiri. Masyarakat kami yang berprofesi petani di bidang pertanian nantinya bisa menghasilkan beras yang cukup untuk masyarakat Kabupaten Badung. Astungkara selama ini kita di Kabupaten Badung surplus terhadap kebutuhan ini,” ujarnya.

See also  “Dharma Cakra Wastra” Badung Tampil di PKB XLVI

Tindak lanjut yang harus dilakukan adalah membangun bendungan, dan terima kasih juga kepada Presiden RI Bapak Joko Widodo, karena berkat Beliau bendungan yang ada di Sidan, mulai dibangun 2017 serta sudah dibahas dengan matang dan kami bersama-sama dengan Balai Sungai dan Bali Penida saling berkoordinasi, astungkara 2018 sudah terdapat pemenang tender dan bisa berjalan termasuk juga jaringan irigasi. “Kami juga berterima kasih kepada Bapak Presiden, Beliau juga mempunyai program percepatan pembangunan tata guna air irigasi. Sistem ini jangan sampai ada permainan, yang jelas ini untuk masyarakat kami yang ada di Kabupaten Badung agar bisa sejahtera dan bahagia. Inilah bukti saya beserta dengan jajaran semua di Pemerintah dengan DPRD Badung berhasil membangun Badung untuk kesejahteraan masyarakatnya,” tuturnya.

See also  Moeldoko Kunjungi Pusat Kendali Polri Pastikan Kesiapan Pengamanan KTT ke-42 ASEAN

Sementara itu ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan penjelasan terhadap rancangan APBD Perubahan anggaran tahun 2022 sudah disampaikan oleh Bupati  bahwa telah dilakukan optimalisasi dengan pendapatan daerah 3,6 Triliun. Dengan 3,6 triliun itu harapannya bisa menyelesaikan semua program yang dirancang secara prioritas. Dengan demikian pihaknya akan mengecek detail dalam rapat anggaran supaya hal-hal yang menjadi prioritas seperti program pendidikan dan kesehatan diberi perhatian khusus. “Dua program ini kami beri perhatian khusus. Kami sudah mengecek fasilitas yang ada di Rumah Sakit Kapal dan sudah beroperasi, gedung yang baru dibangun sudah beroperasi dengan baik. Kemudian mengenai beberapa bangunan sekolah yang jebol kami minta agar ada  perhatian serius dari pemerintah,’ujar Parwata.*Chris

(Visited 13 times, 1 visits today)