PDIP Badung Mengaku belum ada Komunikasi Soal Pergeseran Bacaleg

0
290
Sekretaris DPC PDIP Badung Putu Parwata. Foto : Christovao

MANGUPURA, Fajarbadung.com – Sekretaris DPC PDIP Badung Putu Parwata secara tegas mengaku belum ada koordinasi dan komunikasi soal pergeseran pencalonan atau Bacaleg dari PDIP dari Kabupaten Badung yang akan bertarung untuk Provinsi Bali dari Badung dalam Pileg 2024 nanti. Ia mengaku hanya mendengar informasi tersebut dari media. “Saya ingin meluruskan informasi tersebut. Bahwa sampai saat ini kami dan saya sebagai sekretaris partai di PDIP Badung belum menerima koordinasi soal pergeseran-pergeseran Bacaleg dari Badung ke Provinsi Bali. Sebagai sekretaris partai tentu harus lebih inspiratif mendengar apa yang dikeluhkan oleh kader partai dan apa yang diinginkan oleh masyarakat. Jadi terkait dengan beberapa isu yang terjadi pencoretan, kemudian pergeseran atau perpindahan dari DPRD Kabupaten ke provinsi, ini jujur saja saya belum mendapatkan data yang valid. Jadi kami sebagai sekretaris partai belum mendapatkan data yang valid,” ujarnya.

See also  Bhabinkamtibmas Rai Tama Gabung dalam Operasi Pengawasan Orang Asing

Ia mengaku, sampai saat ini tidak ada sama sekali komunikasi yang konstruktif dari DPD PDIP Bali ke DPC PDI-P Badung soal pergeseran tersebut. Namun menariknya, DPD PDIP Bali, sesuai dengan informasi yang beredar telah melakukan komunikasi dengan pada DPC PDIP seluruh kabupaten dan kota di Bali soal pergeseran-pergeseran Bacaleg yang akan maju ke provinsi. “Jadi kami sekretariat di DPC Badung belum mendapatkan secara rinci dan rigid, apakah melalui surat yang disampaikan kepada DPC PDIP Badung dari DPD PDIP Bali dan DPP soal pergeseran-pergeseran Bacaleg tersebut. Kami meminta agar semuanya itu dilakukan secara konstruktif komunikatif,” ujarnya.

Ia menjamin bahwa PDIP Badung sampai saat ini tetap bekerja sesuai AD/ART partai. Terutama AD/ART partai nomor 25 tentang rekrutmen atau tata cara pencalonan pengusulan calon, sudah sesuai mekanismenya. Termasuk kuota perempuan yang harus dipenuhi sebanyak 30%. Mekanisme usulan Bacaleg sudah dilakukan melalui rapat-rapat resmi dan sangat serius. Artinya, DPC PDIP Badung tegak lurus dengan instruksi partai, tegak lurus dengan ideologi partai, tegak lurus dengan AD/ART partai. Namun hinga saat ini tidak ada komunikasi dari DPD PDIP Bali dengan DPC PDIP Badung terkait pergeseran-pergeseran Bacaleg dari Badung ke Provinsi Bali. Selama ini pengajuan Bacaleg dilakukan sudah sesuai dengan maping Dapil, elektabilitas dan popularitas. “Kami sudah maping, siapa yang berpotensi meraih suara secara maksimal bagi partai. Kami sudah merumuskan target-target kursi yang dicapai oleh PDIP sesuai dengan potensi yang ditempatkan di masing-masing Dapil,” ujarnya.

See also  Wakapolres Utari Pimpin Penyemprotan Disinfektan

Parwata mengaku, PDIP Badung sudah mendesain kemenangan selama 5 kali berturut-turut hingga tahun 2045. Kemenangan itu sudah dilakukan sejak tahun 2014 lalu yang rencananya akan terus menang hingga tahun 2045. “Kami sudah mendesain agar PDIP Badung tidak akan terkalahkan sampai tahun 2045. Namun kalau DPD Bali memiliki pertimbangan lain, asalkan dikomunikasikan dengan baik agar tidak terjadi kesalahan informasi,” ujarnya. Ia berkeyakinan jika DPD PDIP Bali mempunyai keinginan melakukan satu perubahan untuk kemajuan, asalkan bukan nafsu pribadi yang membuat perubahan tersebut. Semuanya ingin agar Partai asuhan Megawati tersebut tetap besar di Indonesia dan Bali.*Chris

(Visited 9 times, 1 visits today)