Sugawa Kori Mundur dengan Sukarela: Demi Golkar dan Bangsa

0
319
FOTO : Ketua DPD Golkar provinsi Bali I Nyoman Sugawa Kori. (Foto/istimewa)

DENPASAR, Fajarbadung.com – Ketua dewan pimpinan Daerah (DPD) partai golongan karya (Golkar) I Nyoman Sugawa Kori menyatakan dirinya tidak maju sebagai calon ketua DPD Golkar periode 2025-2030.

Hal tersebut disampaikannya dalam musyawarah Daerah (musda) partai Golkar yang ke XI di meru Sanur Bali 13/7/2025.

“Langkah awal sudah tentu pada saatnya ada langkah akhir. Melalui forum terhormat ini dengan keikhlasan dari hati yang paling dalam, saya I Nyoman Sugawa Kori tidak maju sebagai calon ketua DPD partai Golkar”, kata Kori dalam sambutannya.

Kori mengungkapkan jika dirinnya tidak maju sebagai calon ketua DPD bukan tanpa alasan.

“Yang pertama pertama Golkar ini harus solid. Kemudian Golkar ini harus maju. Tidak ada satupun partai bisa menang tanpa soliditas.

See also  Bupati Giri Prasta Terima Perkumpulan Umat Budha, Desa Banjar, Buleleng

Tak hanya solid, kori juga menyampaikan jika dirinya sudah dididik oleh Golkar agar tetap memperhatikan kepentingan partai diatas kepentingan pribadi dan kepentingan bangsa diatas kepentingan partai.

“Kader Golkar sejati memang sejak dulu kita diajarkan mementingkan kepentingan partai diatas kepentingan diri sendiri, mementingkan kepentingan bangsa diatas kepentingan partai. Kami memilih alternatif itu dengan penuh kesadaran,” tambah kori

Mengakhiri sambutannya, kori mengangkat kisah heroik dari epos Barata Yudha, tentang dialog antara Prabu Kresna dan Raden Gatotkaca. Dalam kisah tersebut, Gatotkaca dipanggil dan ditugaskan maju ke medan laga pada saat perang tengah memanas dan posisi Pandawa nyaris terjepit.

Kenapa Anda begitu gagah menerima tugas itu?” tanya Kresna. Gatotkaca pun menjawab, “Karena saya tahu besok saya harus mati. Tetapi kematian saya adalah kemenangan bagi darah

See also  Danrem : Semua Personel Wajib Pakai Masker

Menurutnya, keberanian Gatotkaca mencerminkan semangat juang kader Golkar, khususnya dalam menghadapi tantangan politik ke depan. Ia menegaskan bahwa pengorbanan bukanlah akhir, melainkan jalan menuju kemenangan.

“Janganlah kita artikan kematian itu sebagai akhir. Tapi mari kita artikan sebagai keberanian untuk berkorban demi partai dan negara,” ujarnya penuh semangat. Seruan ini pun disambut dengan teriakan “Setuju!” dari para kader yang hadir.

musda golkar bali, nyoman sugawa korry, ketua dpd golkar, gde sumarjaya linggih, calon ketua, partai politik, kepemimpinan, kader golkar.(FB007)

(Visited 3 times, 1 visits today)