NUSA DUA, Fajarbadung.com – Dengan penandatanganan dan pengumuman bersama atas kesimpulan substantif negosiasi CEPA, dimulailah era baru dalam hubungan bilateral kedua negara. Kerja sama ini merupakan kolaborasi antara 723 juta orang dari kedua negara dengan nilai lebih dari USD21 triliun.
Dalam penandatanganan kesepakatan substantif Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), negara Indonesia akan mendorong, produk UMKM atau antar ke dua negara untuk di eksport.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, dengan IEU–CEPA ini para UMKM Indonesia mudah lebih mudah melakukan eksport kedepannya.
“Yang akan kita dorong untuk bisa berjalan dan salah-satunya terkait dengan UMKM, kita akan mendorong memudahkan UMKM dua pihak, karena UMKM kita sekarang andalannya adalah kopi, kakao, kemudian prodak-prodak small and medium enterprise yang mereka selama ini birokrasinya ketat sekali namun dengan IUE- CEPA ini diharapkan kita memberikan semacam window atau guidens bagaimana mereka bisa mengeksport secara lebih mudah”, bebernya, Selasa,(23/9/2025) di Nusa Dua, Badung.
Dirinya meyebutkan, Indonesia mengutamakan berbasis label intensif yang sekarang pekerjaannya ada 5 juta.
“Jadi itu tekstil,prodak tekstil, makanan, minuman, furnitur, namun tidak menutup produk yang nilai tambah tinggi juga”, pungkasnya.(Tim)


















