Pariwisata Kelas Dunia, DPRD Badung Soroti Pentingnya Jaringan Utilitas Terpadu

0
1561
Foto : Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, Puspa Negara.

MANGUPURA, Fajarbadung.com – Dalam upaya menata utilitas di destinasi wisata di Kabupaten Badung, DPRD Badung dorong Pemerintah Kabupaten Badung lakukan, pembangunan Jaringan Utilitas Terpadu di bawah tanah, hal ini disampaikan Fraksi Gerindra DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara ketika melaksanakan beach clean up di Pantai Legian, Desa Adat Legian, Kecamatan Kuta, Badung, kemarin,(Jumat,(30/01/2026).

Menurut Dirinya menyampaikan, hal tersebut penting, dalam menata kabel agar tidak terlihat sembraut disuatu wilayah, atau kawasan pariwisata di Kabupaten Badung.

“Jaringan Utilitas Terpadu sangat diperlukan untuk mengurangi keberadaan tiang dan mengurai kesembrawutan kabel yang melintang di Destinasi Wisata, sehingga merusak pemandangan kawasan”, jelasnya.

Dirinya mengatakan, kabel penting ditata agar masyarakat dalam melakukan kegiatan adat ngaben, kabel-kabel tidak sampai menghalangi tempat jenasah (Bade) saat diarak.

“Kondisi kabel sembraut menyulitkan masyarakat melalui jalan ketika melaksanakan upacara Pitra Yadnya seperti prosesi Ngaben mengarak, mengusung jenasah mempergunakan Bade ataupun ketika prosesi Nyekah saat mengarak, mengusung mempergunakan meru atau atap bertumpuk”, ujarnya.

See also  Ketua Dewan Badung Putu Parwata Terima Audensi Forum Komunikasi Pegawai Muslim Pemkab Badung

Jaringan utilitas terpadu, disebut Dirinya berguna dalam melakukan penataan kabel-kabel, sehingga tidak terlihat sembraut atau tumpang tindih.

“Jaringan Utilitas Terpadu, sangat bermanfaat untuk mengurangi kabel optik ataupun kabel seluler maupun kabel PLN tidak saling tumpang tindih, dan bahkan beranak cucu hingga memiliki cicit.Jaringan utilitas di atas kepala kita, sebaiknya ada di bawah tanah”, bebernya.

Dirinya menyebutkan, 2017 Pemerintah Kabupaten Badung telah menyediakan utilitas terpadu bawah tanah, akan tetapi kabel provider belum ada memanfaatkannya.

” Tahun 2017 Pemkab Badung telah ada Jaringan Utilitas Terpadu bawah tanah dari Basangkasa hingga Seminyak, ini sudah ada jaringannya.Hanya saja kabel provider belum ada yang masuk ke dalam tanah”, bebernya.

See also  Kepada NU Mengwi, Ketua DPRD Badung Tegaskan Mari Bersama Bangun Badung

Dirinya mencontohkan, di Kelurahan Legian misanya dibeberapa wilayah, kabel telah berada dalam tanah sehingga telihat lebih tertata.

“Di Kelurahan Legian, ada sejumlah titik yang utilitasnya telah berada di dalam tanah, seperti jalan Dewi Sri, dan dilanjutkan Jalan Legian, sehingga mempercantik kawasan tersebut”, ucapnya.

Dirinya menyampaikan, program Pemkab Badung salah satunya fokus dalam infrastruktur, setidaknya untuk utilitas dapat menjadi perhatian juga.

“Pemerintah Badung harus peduli akan hal ini, dimana jika telah fokus pada infrastruktur termasuk utilitas yang ada di atas kepala kita, kemudian tiang yang beranak pianak, bercucu bahkan bercicit, harus segera dibereskan”, paparnya.

Pembangunan infrastruktur di Badung dikatakan Dirinya, dapat berkelas dunia di 2026 mengingat Badung sebagai destinasi wisata dunia.

“Pembangunan infrastruktur Badung diharapkan harus berkelas, world class infrastrucer di 2026, kita meminta agar dilakukan beautifulfikasi termasuk pendestraian (trotoar) samigita, ini dalam tahap detail engineering”, sebutnya.

See also  Gelar Operasi, Ini yang Dilakukan Tim Yustisi Covid-19

Seluruh utilitas diharapkan Puspem dapat berada di bawah tanah khususnya di kawasan wisata dan diseluruh Kabupaten Badung umumnya.

” Kami mendorong pemerintah khususnya Badung ketika membangunan infrastruktur dari jalan protokol, jalan ring road dan jalan lingkungan agar semua utilitas masuk ke dalam tanah”, harap Dirinya.(red)

(Visited 11 times, 1 visits today)