
DENPASAR, Fajarbadung.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Tuti Kusuma Wardhani, mensosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis (PMBG) kepada masyarakat di Kota Denpasar Bali, pada Minggu, 15/3/2026.
Kegiatan tersebut bertempat di Masjid Besar Al-Muhajirin, Kampung Bugis, Kepaon, Minggu (15/3/2026), bertepatan dengan acara buka puasa bersama. Dalam kegiatan itu, Tuti juga membagikan makanan bergizi kepada jamaah dan masyarakat yang hadir di masjid.
“Kegiatan sosialisasi PMBG yang dilaksanakan ini bertepatan dengan acara berbuka puasa, dan sekaligus bisa berbagi PMBG kepada saudara Muslim di Masjid Besar Al-Muhajirin,” kata Tuti.
Ia menjelaskan PMBG bahwa merupakan salah satu program unggulan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat.
Menurutnya Tuty, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan pengawasan dan partisipasi masyarakat.
“Soal sukses dan tidaknya PMBG ini tergantung kepada masyarakat, yakni sejauh mana ikut mengawal program ini agar ke depannya lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Tuti menambahkan, untuk memastikan program ini menjangkau seluruh lapisan masyarakat, setiap wilayah seperti desa adat maupun kelurahan diharapkan memiliki dapur MBG sebagai pusat distribusi makanan bergizi.
Ia menilai wilayah dengan jumlah penduduk padat membutuhkan lebih dari satu dapur agar pelayanan bisa lebih optimal.
“Kalau wilayah padat penduduk seperti di Desa Pemogan, kalau bisa dapur MBG harus lebih dari satu,” ucapnya.
Menurut Tuti, saat ini keterbatasan jumlah dapur MBG masih menjadi kendala dalam menjangkau seluruh masyarakat. Di wilayah Provinsi Bali misalnya, diperkirakan dibutuhkan sekitar 350 titik dapur MBG.
Sementara hingga kini, layanan baru tersedia di sekitar 147 dapur.
“Maka dari itu, kami dari DPR RI terus gencar melakukan sosialisasi PMBG. Ini program pemerintah pusat yang ke depannya harus bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Ia berharap dukungan masyarakat dapat memperkuat pelaksanaan program tersebut sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas.
“Semoga ke depannya PMBG menjadi program prioritas untuk bisa sepenuhnya memenuhi kebutuhan pokok masyarakat lewat makanan sehat dan bergizi,” pungkasnya.(FB007)

















