Mayat tanpa identitas di Pantai Kuta Selatan Dievakuasi ke RS Prof Ngoerah

0
97
FOTO : Proses Evakuasi. (Dok - Fb06)

DENPASAR, Fajarbadung.com – Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di atas batu karang di tepi Pantai Gau, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Minggu (19/4/2026) sore.

Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 Wita di kawasan pesisir dengan titik koordinat -8.84765272S dan 115.13508703E.

Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar AKP I Gede Adi Saputra Jaya dalam keterangannya di Denpasar, Senin (20/4/2026) mengatakan saat ditemukan, korban dalam kondisi tertelungkup dan hanya mengenakan celana dalam berwarna biru.

“Korban yang untuk sementara diidentifikasi sebagai Mr. X diketahui berjenis kelamin laki-laki. Kondisi tubuh korban dilaporkan telah membiru dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan,” katanya.

Ia menjelaskan penemuan bermula dari seorang nelayan, Ketut Sumiasa (55), yang datang ke lokasi untuk mencari ikan dengan cara menjaring pencar. Saat tiba di pantai, ia melihat sesuatu menyerupai tubuh manusia di atas batu karang.

See also  Sukses Amankan Pelantikan Presiden, Ketua PHDI Bangli Apresiasi Kinerja TNI-Polri

Untuk memastikan, saksi mendekati objek tersebut dan mendapati bahwa itu adalah jasad seorang pria. Karena panik, saksi kemudian berlari mencari bantuan.

Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan saudaranya, Wayan Sukarta (53), dan langsung memberitahukan temuan tersebut. Wayan Sukarta kemudian menghubungi pihak berwenang, sementara Ketut Sumiasa kembali ke lokasi untuk menjaga posisi jasad agar tidak terbawa air laut yang mulai pasang.

Tak lama berselang, personel Satpolairud Polresta Denpasar bersama anggota Polsek Kuta Selatan dan unsur Banser tiba di lokasi.

Petugas harus menuruni tebing terjal untuk mencapai titik penemuan.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, korban dipastikan telah meninggal dunia. Sekitar 20 menit kemudian, tim Basarnas tiba dan langsung melakukan proses evakuasi.

See also  Permohonan Praperadilan Ditolak, 16 Orang Tersangka Pemalsuan Surat Segera Ditahan

Evakuasi dilakukan melalui jalur tebing di sisi timur kawasan Savaya Bali. Jenazah kemudian dibawa ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak kepolisian menyatakan akan melakukan visum et repertum (VER) guna mengetahui penyebab kematian korban. Selain itu, penyelidikan juga difokuskan pada upaya mengungkap identitas korban.

Saat ini, jenazah masih berada di ruang penyimpanan RSUP Prof Ngoerah Denpasar sambil menunggu proses identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.(FB06)

(Visited 8 times, 1 visits today)