DENPASAR, Fajarbadung.com – Seorang pria berinisial AWH (43) ditangkap polisi setelah melakukan pemukulan terhadap seorang terapis spa di kawasan Denpasar Timur. Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya membenarkan kejadian tersebut dan menyebut laporan telah ditangani pihak Polsek Denpasar Timur.
Adi menjelaskan peristiwa itu terjadi di sebuah tempat usaha spa di Jalan Letda Kajeng, Banjar Yangbatu Kangin, Desa Dangin Puri Kelod, pada Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.
Korban diketahui bernama Putu Risma Dewi (30), seorang perempuan yang bekerja di lokasi tersebut. Ia melaporkan kejadian itu ke polisi pada Sabtu (18/4/2026) dini hari.
Menurut keterangan, kejadian bermula saat pelaku datang ke tempat kerja korban sekitar pukul 21.10 Wita untuk menggunakan jasa pijat. Setelah mendapat penjelasan layanan, pelaku setuju dan menjalani perawatan oleh salah satu karyawan.
Sekitar satu jam kemudian, setelah selesai treatment, pelaku keluar dan tiba-tiba marah-marah karena merasa tidak sesuai dengan tarif yang dikenakan.
“Dalam kondisi emosi, pelaku kemudian memukul pipi kanan korban satu kali menggunakan tangan kosong,” kata Adi.
Tidak hanya itu, pelaku juga sempat mengancam akan membakar tempat usaha tersebut.
“Akibat kejadian itu, korban mengalami rasa sakit di bagian pipi kanan serta ketakutan akibat ancaman yang dilontarkan pelaku,” katanya.
Menerima laporan tersebut, tim opsnal Polsek Denpasar Timur yang dipimpin Kanit Reskrim langsung melakukan penyelidikan. Polisi kemudian mendapatkan informasi keberadaan pelaku di seputaran Jalan Waturenggong, Denpasar.
Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan dan dibawa ke Mapolsek Denpasar Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Ia menyebut pemukulan dilakukan karena tidak puas dengan tarif yang dikenakan serta dalam pengaruh alkohol saat kejadian,” ungkap Adi.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa hasil visum et repertum, pakaian, serta rekaman CCTV di lokasi kejadian.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.(FB06)


















