Kabel Semrawut di Kawasan Wisata di Seminyak, Ini Kata Puspa Negara

0
41
FOTO : Anggota DPRD Badung Wayan Puspa Negara.

MANGUPURA, Fajarbadung.com – Permasalahan kabel semrawut di wilayah pariwisata akhirnya mendapat perhatian serius dari DPRD Badung.

Kondisi tersebut terjadi akibat proyek penataan jaringan utilitas bawah tanah yang sempat tertunda sejak pandemi Covid-19 tahun 2020.

Awalnya, pemasangan kabel ke jaringan bawah tanah ditargetkan rampung pada 2023.

Namun, proses tersebut terhambat, salah satunya karena kendala administratif seperti nota kesepahaman (MoU) yang terabaikan akibat pergantian jabatan.

Desakan masyarakat yang semakin kuat—mulai dari Kepala Lingkungan, Lurah, Ketua LPM, hingga warga akhirnya mendorong tindakan tegas.

DPRD Badung sebagai leading sector pun menginstruksikan APJATEL (Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi) untuk segera menertibkan kabel yang masih menggantung, hal ini disampaikan, Anggota DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara.

See also  Ketua BK Putu Parwata Dukung Penuh Insentif Bagi Warga Tertib Urus Akta Kematian

“Hari ini kabel mulai diturunkan, terutama yang sudah memiliki jaringan utilitas terpadu bawah tanah (JUTB),” ujar Puspa Negara, belum lama ini di Seminyak, Kuta, Badung.

Dirinya mengatakan, Penertiban difokuskan di jalur strategis, mulai dari pertigaan Oberoi hingga depan Bintang Supermarket.

“Namun, kabel milik PLN masih dikecualikan karena belum memenuhi spesifikasi untuk masuk ke jaringan bawah tanah”, terangnya.

Dirinya menyampaikan, Satpol PP Badung diminta menegakkan Perda Nomor 7 Tahun 2013 dan Perda Nomor 7 Tahun 2016 tentang ketenteraman dan ketertiban umum.

“Jika masih ada provider yang membandel dan tidak mengikuti kesepakatan, DPRD memastikan akan ada sanksi tegas, mulai dari peringatan keras hingga langkah yustisi”, paparnya.

See also  Dinas Perikanan Badung Gelar Pelatihan Budikdamber

Meski demikian, Ia menyebutkan penataan awal sudah mulai terlihat.

Beberapa titik, seperti di depan banjar, kini tampak lebih rapi.

“Kondisi ini diharapkan menjadi awal dari penataan menyeluruh kawasan tersebut”, cetusnya.

Dirinya menambahkan, DPRD Badung mengapresiasi kerja sama berbagai pihak, mulai dari APJATEL, Satpol PP, para provider, hingga masyarakat yang turut mendorong penertiban ini agar wajah kawasan pariwisata menjadi lebih tertata dan nyaman.(FB05)

(Visited 3 times, 3 visits today)