Wawali Kota Denpasar buka Education Festival dorong inovasi dan kreativitas pelajar

0
65
FOTO : Penyelenggaraan Denpasar Education Festival (DEF) 2026.

DENPASAR, Fajarbadung.com – Penyelenggaraan Denpasar Education Festival (DEF) 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar mendorong kreativitas dan inovasi berkelanjutan di dunia pendidikan.

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat membuka kegiatan tersebut di Lapangan Taman Kota Lumintang, Rabu, memberikan apresiasi atas semangat dan antusiasme para siswa dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan DEF 2026.

“Festival ini menjadi ruang bagi siswa dan guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK untuk menampilkan bakat, karya inovasi, dan prestasi mereka kepada publik. Dengan kegiatan ini diharapkan anak-anak terus berinovasi dan berkembang,” ujarnya.

Denpasar Education Festival berlangsung pada 6-8 Mei 2026 dengan mengusung tema “Edu-Green”.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, ditandai dengan pelepasan burung di Lapangan Taman Kota Lumintang.

See also  Pemkab Buleleng dan HIPMI Buleleng Bersinergi Wujudkan Pengusaha Muda Berkualitas

Rangkaian pembukaan DEF 2026 diawali dengan pelaksanaan Rekor MURI Yoga Asana yang diikuti sebanyak 238 sekolah dengan total 12.971 siswa.

Pelaksanaan yoga dilakukan serentak di sekolah masing-masing dan dipusatkan di Lapangan Taman Kota Lumintang dengan melibatkan sekitar 250 siswa.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan peluncuran Senam Vasudaiva Kutumbakam.
Usai kegiatan di Taman Kota Lumintang, acara dilanjutkan dengan pertunjukan bapang barong oleh anak anak dan  pembukaan pameran Denpasar Education Festival di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar Anak Agung Gede Wiratama mengatakan kegiatan yoga massal ini merupakan upaya membangkitkan kembali program yoga di sekolah-sekolah yang sempat terhenti sejak tahun 2019 akibat pandemi Covid-19.

“Kami mencoba kembali membangun budaya yoga di sekolah agar anak-anak mengenal yoga sejak dini sehingga sehat secara fisik maupun mental,”katanya.

See also  Bubur Mengguh Sorgum, Inovasi Lezat Kader PDIP Buleleng untuk Lomba Nasional

Kegiatan ini diikuti 238 sekolah dengan jumlah siswa mencapai 12.971 orang yang dilaksanakan di sekolah masing-masing dan dipusatkan di Taman Kota Lumintang sebanyak 250 siswa.

Setelah pelaksanaan yoga massal, kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran Senam Vasudaiva Kutumbakam yang hak kekayaan intelektualnya direncanakan akan diserahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM kepada Pemerintah Kota Denpasar.

“Kami berharap Kota Denpasar memiliki ciri khas tersendiri melalui Senam Vasudaiva Kutumbakam,” tambahnya

Dia mengatakan untuk pameran DEF 2026 sendiri diikuti sebanyak 25 stand dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK hingga SPK. Pameran tersebut menampilkan berbagai inovasi, hasil penelitian, hingga prestasi siswa tingkat nasional.

“Kami berharap melalui festival ini terjadi pertukaran informasi dan inovasi antarsekolah sehingga mampu membangkitkan semangat sekolah lain untuk terus berkembang dan berinovasi,” ujarnya.

See also  Dekranasda Buleleng Gencarkan Branding Produk Lokal

Ia menambahkan, tema “Edu-Green Menuju Sekolah Sehat” diangkat sebagai upaya mengedukasi siswa tentang pentingnya lingkungan hijau dan pola hidup sehat sejak dini.
Dalam rangkaian kegiatan ini juga diperkenalkan sekolah rintisan hasil kerja sama dengan Bank Indonesia (BI) yang bertujuan mendorong sekolah agar semakin inovatif dan kreatif dalam pengembangan pendidikan di Kota Denpasar.(FB06)

(Visited 4 times, 1 visits today)