Empat Hari Tak Keluar Kamar, Lansia di Denpasar Ditemukan Meninggal Membusuk

0
30
Petugas mengevakuasi jenazah lansia dari kamar kos di Denpasar Barat. (Foto/Ist)

DENPASAR, Fajarbadung.com – Kemunculan bai tak sedap yang dirasakan oleh penghuni kos di jalan Jalan Imam Bonjol, Gang Jambu Rata, Banjar Samping Buni, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Barat, akhirnya terjawab. Bau itu ternyata bersumber dari jasad seorang perempuan lanjut usia (lanjut usia) bernama Ni Luh Sondri, 76, dalam kamar.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saksi bernama Made Raka (61). Saat itu saksi Made Raka mencium aroma tak tak sedap dari arah kamar korban sekitar pukul 16:50 WITA. Korban diketahui sudah tidak keluar kamar sekitar selama empat hari.

“Saksi curiga karena korban sudah sekitar empat hari tidak terlihat keluar,” ujar Iptu Adi, Senin (6/7).

See also  Memantik Tanya Publik Bali, Hakim Tunda Bacaan Vonis Kasus Flame Spa, Ini Penjelasan Humas Gede Astawa

Raka kemudian mencoba memeriksa melalui jendela, karena saat itu kamar korban diketahui terkunci dari dalam. Berikutnya Raka, menghubungi sepupunya, Gede Putra Jaya, 49, meminta untuk datang ke lokasi. Keduanya memutuskan mendobrak pintu korban. Setelah berhasil dibuka mereka menemukan korban di area pintu kamar mandi sudah tak bernyawa.

Temuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian. Pihak kepolisian bersama petugas medis langsung menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP ) “Hasil pemeriksaan awal petugas identifikasi menunjukkan kondisi jenazah telah mengalami pembusukan. Pada tubuhnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun benda tajam,” tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga korban meninggal dunia setelah terjatuh di kamar mandi. Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi pintu kamar yang masih terkunci dari dalam, sehingga tidak ditemukan indikasi adanya unsur tindak pidana.

See also  Tega, Anak Aniaya Ayah Hingga Tewas

Selain itu, korban tidak memiliki riwayat penyakit serius. Namun, lansia yang akrab disapa Mek Luh oleh kerabatnya diketahui mengalami gangguan berjalan atau pincang akibat kecelakaan yang pernah dialaminya.

Usai dilakukan identifikasi, jenazah dievakuasi oleh petugas PMI Kota Denpasar menggunakan ambulans menuju Ruang Jenazah RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut guna memastikan penyebab pasti kematian korban.(FB007)

(Visited 3 times, 3 visits today)