Tsinghua SEA Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi dan Industri untuk Dorong Transformasi Ekonomi

0
76

DENPASAR — Kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi salah satu kunci untuk mempercepat transformasi ekonomi berbasis pengetahuan. Penguatan sinergi tersebut menjadi agenda utama China-Southeast Asia Forum on Higher Education and Industry Cooperation 2026 di Bali.

Forum yang digelar 3–4 Oktober 2026 di UID Bali Campus, KEK Kura Kura Bali, mempertemukan akademisi, pemerintah, pelaku industri, serta mitra internasional untuk membahas pengembangan pendidikan tinggi, riset, inovasi, teknologi, dan talenta.

Kegiatan ini diselenggarakan Tsinghua Southeast Asia Center (Tsinghua SEA) bersama Tsinghua University, Dewan Ekonomi Nasional, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, serta Secretariat of the Organizing Committee of China-ASEAN Education Cooperation Week.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pentingnya membangun hubungan yang semakin erat antara institusi pendidikan tinggi dan sektor industri.

See also  Mendikdasmen Promosikan Program Prioritas untuk Generasi Emas 20245 di Lemhannas

Sinergi tersebut diperlukan agar pengembangan riset dan sumber daya manusia tidak berjalan sendiri, tetapi dapat menjawab kebutuhan industri dan mendukung transformasi ekonomi.

Chairman of the Tsinghua University Council Prof. Qiu Yong mengatakan Tsinghua University terus memperkuat strategi globalnya. Tahun 2026 sekaligus menandai satu dekade sejak peluncuran strategi global pertama universitas tersebut pada 2016.

Menurut Qiu, perguruan tinggi harus mampu menjadi penghubung antara talenta, pengetahuan, inovasi, pemerintah, industri, dan masyarakat, terutama di tengah perkembangan teknologi AI.

Presiden United In Diversity Tantowi Yahya mengatakan Indonesia memiliki posisi penting dalam jaringan kerja sama internasional Tsinghua University. Selain memiliki banyak alumni Tsinghua, Indonesia juga telah menjalankan berbagai program kolaborasi dengan institusi tersebut.

Di antaranya Knowledge Innovation Technology Alliance (KITA), Happy Digital X, serta kerja sama dalam mendukung pengembangan infrastruktur digital yang efisien, hijau, dan berkelanjutan.

See also  Tindak Lanjut Peluncuran Gerakan Numerasi Nasional, Kemendikdasmen Gelar Bimtek Guru GEMBIRA

Direktur Eksekutif Tsinghua SEA Shobi Lawalata mengatakan kolaborasi tersebut juga diwujudkan melalui pengembangan UID Bali Campus sebagai Garuda Spark Innovation Hub bersama Kementerian Komunikasi dan Digital.

Keberadaan hub tersebut diharapkan memperluas pengembangan talenta muda di bidang AI dan teknologi serta mempertemukan kebutuhan industri dengan kapasitas akademik dan inovasi.

Dari sisi keberlanjutan, forum juga menjadi momentum peresmian Envision Indonesia Sustainable Development Center, Tsinghua University, bersama Envision Energy.

Pusat tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan proyek infrastruktur net-zero dan solusi pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, empat MoU ditandatangani antara institusi Tsinghua dan perguruan tinggi Indonesia. Kerja sama tersebut melibatkan Institut Teknologi Del, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Institut Teknologi Bandung, dan IPB University.

Kesepakatan mencakup penguatan riset, pertukaran akademik, pengembangan kapasitas, dan inovasi yang terhubung dengan kebutuhan industri.

See also  Tiga Founder asal Indonesia terpilih mengikuti Google for Startups Women Founders Academy

Forum juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama Selatan-Selatan, termasuk dalam bidang energi hijau, AI, teknologi, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan.

Tsinghua SEA menyatakan akan terus mengembangkan perannya sebagai platform kolaborasi regional yang mempertemukan pendidikan, industri, inovasi, dan pertukaran pengetahuan antara China, Indonesia, Asia Tenggara, dan komunitas global.***

(Visited 4 times, 1 visits today)