ASITA Bali Versi Nunung Rusmiati Gelar Musdalub Sabtu Ini

0
1089
RAPAT PERSIAPAN MUSDALUB. DPD ASITA BALI versi Ketua DPP saat ini Nunung Rusmiati menggelar rapat persiapan Musdalub Asita Bali yang akan dilaksanakan di Quest Hotel Denpasar pada Sabtu, 14 November 2020. FOTO - AXELLE DHAE

DENPASAR, FAJARBADUNG.COM – ASITA Bali saat ini memang terbelah jadi dua kubu. Ada ASITA versi tahun 2016 dan ada  ASITA versi tahun 1971. Masing-masing kubu mengaku sah sebagai DPD ASITA Bali dan semuanya berbicara demi pariwisata Bali. Ehmm…!

Sementara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Association Indonesian Travel Ageng (ASITA) Bali versi Nunung Rusmiati atau versi Akta Pendirian Nomor 36 Tahun 2016 akan menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) pada Sabtu (14/11/2020) di Quest Hotel Denpasar.

Ketua Pelaksana Tugas (PLT) DPD ASITA Bali, I Komang Takuaki Banuartha saat ditemui di Denpasar, Kamis (12/11/2020) menjelaskan, sebenarnya DPD ASITA Bali sama sekali tidak mempersoalkan dualisme ASITA, apakah ada ASITA versi tahun 2016 atau ASITA versi tahun 1971.

“Kami hanya melaksanakan Musdalub yang  merupakan amanat yang diberikan kepada kami selaku Plt. Terkait dengan perbedaan pemahaman organisasi, kami menyerahkan sepenuhnya kepada DPP ASITA untuk menyelesaikan sesuai dengan proses yang ada,” ujarnya.

See also  Korem 163 Wira Satya Siap Mendukung SP 2020 Lanjutan

Menurut Banuartha, saat ini di Bali ada sekitar 403 anggota DPD ASITA sekalipun banyak yang sudah tidak aktif. Dalam Musdalub nanti, fokusnya adalah pemilihan ketua dan pengurus secara definitif. Hal ini penting dilakukan agar DPD ASITA Bali adalah segera berbenah dalam rangka recovery pariwisata Bali yang sedang terpuruk dalam situasi pandemi Covid19 saat ini.

Selaku PLT DPD ASITA Bali, dirinya tidak memiliki kewenangan apa pun untuk mengambil keputusan apa pun yang terkait dengan program dan kebijakan organisasi. Untuk itu DPD ASITA Bali diminta segera menggelar Musdalub untuk memilih ketua dan pengurus definitif.

“Kami menggelar Musdalub atas amanat ASITA Pusat sebagai induk organisasi. Sebagai PLT kami tidak menyalahkan atau mempersoalkan perbedaan dari pihak mana pun. Biarkanlah proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Dan kami akan tunduk pada keputusan hukum yang ada dan siap mendukung sepenuhnya,” ujarnya.

See also  Operasi Gabungan, Amankan Warga Sipil Pakai Seragam TNI

Ketua Panitia Musdalub Ni Luh Werdiani mengatakan, hingga saat ini sudah ada sekitar 60-an anggota yang ikut mendaftar secara offline. Artinya mereka akan datang ke lokasi acara Musdalub untuk memilih ketua dan pengurus. Sisanya ada yang sudah mendaftar secara daring untuk mengikuti secara online.

“Totalnya, sudah lebih dari 100 anggota yang akan  mengikuti Musdalub DPD ASITA Bali. Kami sangat terbuka kepada seluruh anggota. Panitia tidak bisa membedakan anggota yang pro kesana kemari. Semuanya terbuka sesuai aturan yang ada. Kami siap menerima siapa pun,” ujarnya.

Saat ini di Bali terdaftar ada 403 anggota. Namun karena berbagai kendala terutama pandemi Covid19, banyak anggota yang sudah tidak aktif. Diharapkan, anggota yang aktif ikut berpartisipasi dan berkontribusi dalam Musdalub.***

See also  Pasien Positif di Bali Capai 135 Orang

Penulis – Axelle Dhae

(Visited 63 times, 1 visits today)