Badung Gelar Pelatihan Desain Mode UMKM 2025: Angkat Endek Jadi Fashion Modern

0
184

MANGUPURA – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskop UKMP) Kabupaten Badung membuka Pelatihan Desain Mode UMKM 2025 dengan tema “Kreativitas UMKM dalam Pembuatan Kebaya Wanita dan Kemeja Pria Berbahan Endek”.

Pelatihan ini berlangsung selama lima hari, 25–29 Agustus 2025, dan dibuka secara resmi oleh Plt. Sekretaris Diskop UKMP Badung, I Made Wirya Santosa, di Ruang Rapat Cempaka, Puspem Badung.

Dorong UMKM Fashion Lebih Kompetitif

Dalam sambutannya, Wirya Santosa menekankan pentingnya inovasi bagi UMKM di sektor mode agar tetap relevan dengan tren yang berkembang pesat.

“Pakaian saat ini tidak hanya berfungsi menutup tubuh, melainkan juga menjadi simbol gaya hidup dan gengsi. Karena itu, kami mendorong para pelaku usaha mikro, khususnya di bidang fashion, untuk terus meng-upgrade diri sehingga mampu menghasilkan desain yang diminati konsumen,” ujarnya.

See also  Pantau Seleksi PPPK Guru, Sekda Adi Arnawa Harapkan Tenaga Kesehatan Dan Tenaga Lain Segera Menyusul Secara Bertahap

Pelatihan ini diikuti 25 pelaku UMKM fashion dari Kabupaten Badung. Diskop UKMP Badung juga menggandeng Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, khususnya Program Studi Desain Mode, untuk memberikan materi teknis dan pendampingan.

Endek Jadi Andalan

Lebih lanjut, Wirya menjelaskan bahwa pelatihan difokuskan pada pengembangan desain busana berbahan endek, kain khas Bali yang memiliki nilai budaya sekaligus potensi pasar tinggi.

“Melalui pelatihan ini, kami harap para peserta dapat memperkaya keterampilan serta ide rancangan busana, sehingga produk UMKM Badung mampu bersaing dengan merek ternama, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah mengikuti pelatihan, para peserta akan memiliki bekal untuk mengembangkan usaha dengan rancangan busana yang lebih modern dan diminati pasar.

See also  Bupati Giri Prasta Hadiri Perayaan HUT United Bali Driver Ke-6th  di Ubud

Penguatan UMKM Fashion

Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Badung dalam memperkuat daya saing UMKM, khususnya di sektor ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Dengan dukungan akademisi dan pemerintah, diharapkan UMKM fashion Badung dapat terus tumbuh serta menjadikan kain endek sebagai identitas sekaligus produk unggulan daerah.***ADV

(Visited 4 times, 1 visits today)