MANGUPURA, Fajarbadung.com – Bupati Badung Nyoman Giri Prasta meminta kepada seluruh warga di Bandung untuk taat proses selama PPKN darurat berlangsung. Hal ini disampaikan oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat dikonfirmasi usai sidang paripurna beberapa hari lalu di Gedung DPRD Badung. “Intinya kami akan mengikuti arah dan kebijakan yang sudah ditentukan oleh Presiden melalui aturan oleh Menteri Dalam Negeri. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk taat prokes dan menjalankan PPKM darurat ini sebagaimana mestinya agar Badung cepat terbebas dari covid-19,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sosialisasi tentang PPKM darurat dan protokol kesehatan sudah dilakukan secara masif. Sosialisasi itu dilakukan melalui kelompok informasi masyarakat atau KIM yang tersebar di seluruh Badung. Dalam banyak kesempata wawancara live di beberapa stasiun TV nasional, Giri Prasta mengaku sudah berbicara soal KIM. “Kami pernah live di acara Metro siang MetroTV. Kami sudah berbicara banyak soal KIM di Badung yang tugas utamanya adalah sosialisasi Prokes dan yang sekarang ini adalah sosialisasi soal PPKM Darurat dan pesan ini sudah menyebar luas di masyarakat Badunf hingga saat ini,” ujarnya.
Persoalan lain yang harus segera ditindaklanjut adalah soal refocusing dan realokasi anggaran dalam masa PPKM Darurat ini. Soal ini sudah dilakukan koordinasi dengan DPRD dan instansi terkait untuk melakukan rapat koordinasi apakah akan ada refocusing dan realokasi anggaran atau tidak. Intinya PPKM Darurat ini harus dilakukan secara maksimal dijalankan, sebab ini keputusan presiden dan peraturan soal PPKM Darurat.
Ia menegaskan, siapa pun pemimpinnya, jangan sampai melanggar aturan sebab jangan sampai punya maksud baik tetapi aturan ditabrak. “Kami berharap setelah 20 Juli kita terutama masyarakat di Bandung bisa bersahabat dengan pandemi covid 19. Artinya apa? Ini adalah kebanggaan saya sebagai seorang Bupati Badung. Ketika di Badung saat ini sudah ada 108% masyarakatnya sudah divaksin. Sebab bilamana semua masyarakatnya sudah divaksin maka imun tubuhnya akan naik dan kalau seseorang itu disebut OTG maka dia cukup karantina di rumah saja, tidak perlu ke rumah sakit, apa lagi dirawat di ICU,” ujarnya.
Giri Prasta juga menegaskan untuk siswa-siswi hingga saat ini tetap melakukan pembelajaran secara daring sampai dengan tanggal 20 Juli 2021. Saat ini vaksin sudah dilakukan di seluruh wilayah Badung seperti di Kecamatan Petang, Kecamatan Abiansemal, Kecamatan Kuta Utara Kecamatan Kuta, dan Kecamatan Kuta Selatan. Ini adalah vaksin untuk siswa-siswi SMP hingga SMA yang berusia 12 hingga 17 tahun. Target vaksin untuk usia 12 hingga 17 tahun yakni selesai pada bulan Juli 2021. Hingga saat ini vaksin dilakukan di masing-masing sekolah dengan target 200 orang per hari untuk tahap pertama. Vaksin dilakukan di sekolah sebab di sekolah itu sudah memiliki Wi-fi gratis, printer yang lengkap, karena hal ini terkait dengan input data peserta vaksin secara online.
Ia juga menegaskan bahwa sekalipun Badung diterpa pandemi Covid 19 namun pendidikan harus tetap berjalan sebagaimana mestinya. Anggaran pendidikan minimal tetap 20% dan bisa ditambah untuk kebutuhan kebutuhan lainnya. Hingga saat ini Badung tetap menerapkan pendidikan secara gratis untuk semua jenjang pendidikan.
Bahkan rencananya untuk seragam sekolah yang sebelumnya ditanggung oleh pemerintah saat ini karena masih di tengah pandemi Covid 19 maka pemerintah sudah berkoordinasi dengan orang tua agar orang tua wali menyiapkan satu pasang seragam dan pemerintah dengan dana yang terbatas akan menyiapkan satu pasang seragam. Jadi beban orang tua juga tidak terlalu berat dengan menyiapkan seragam.
“Kami sudah melakukan rapat dengan para orang tua di seluruh Badung. Mereka menerima usulan tersebut dan tidak mempersoalkannya. Namun yang dikuatirkan para orang tua saat ini adalah ketika pembelajaran tatap muka. Para orang tua kuatir anaknya akan terpapar covid 19. Namun kita menjamin bahwa ketika seluruh siswa sudah divaksin dan para guru juga sudah divaksin dan masyarakat Bandung juga sudah divaksin maka Badung akan bersahabat dengan Covid 19,” ujarnya.(cv/tim).


















