Hadirkan 873 Peserta dari 22 Negara, Indonesia Rendezvous Ke-30 Perkuat Ketahanan Industri Asuransi Global

0
44
Foto : dari kiri ke kanan Bapak Muhammad Iqbal,Bapak Budi Herawan, Bapak Heri Supriyadi dan Bapak Cipto Hartono. Dok - Christovao

NUSA DUA, Fajarbadung.com — Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) kembali menyelenggarakan Indonesia Rendezvous, forum tahunan industri asuransi dan reasuransi yang pada tahun ini memasuki tonggak penyelenggaraan ke-30.

Mengusung tema “Building Confidence: Driving Sustainable Growth and Resilience in the Insurance & Reinsurance Landscape”, Indonesia Rendezvous 2026 diikuti oleh 873 peserta dari 22 negara, melebihi tahun lalu yang diikuti 20 negara.

Penyelenggaraan tahun ini juga didukung oleh 27 sponsor dari dalam dan luar negeri, serta menghadirkan 14 hospitality suites dan 34 exhibition booth.

Memasuki tiga dekade penyelenggaraannya, Indonesia Rendezvous terus memperkuat perannya sebagai wadah strategis yang mempertemukan pelaku industri, regulator, reasurandi, dan mitra ekosistem baik nasional maupun internasional untuk bertukar wawasan, memperluas jejaring bisnis, serta membangun kolaborasi yang mendukung pertumbuhan industri asuransi dan reasuransi secara berkelanjutan.

TIGA DEKADE MEMBANGUN KONEKSI INDUSTRI

Penyelenggaraan ke-30 Indonesia Rendezvous menjadi momentum untuk memperkuat konektivitas industri asuransi dan reasuransi Indonesia dengan pasar internasional. Partisipasi 873 peserta dari 22 negara menunjukkan luasnya keterlibatan pemangku kepentingan dalam forum ini.

Negara yang berpartisipasi meliputi Uni Emirat Arab, Australia, Bahrain, Belarus, Swiss, Tiongkok, Siprus, Jerman, Prancis, Britania Raya, Hong Kong, Indonesia, India, Korea Selatan, Mongolia, Malaysia, Nigeria, Filipina, Singapura, Thailand, Taiwan, dan Amerika Serikat. Keterlibatan peserta dari berbagai kawasan tersebut membuka peluang untuk memperluas jejaring profesional, memperkuat pertukaran pengetahuan, serta mengembangkan kemitraan antara perusahaan domestik dan mitra internasional.

WELCOME DINNER MENANDAI TIGA DEKADE INDONESIA RENDEZVOUS

Rangkaian The 30th Indonesia Rendezvous 2026 diawali dengan Welcome Dinner pada Senin, 12 Oktober 2026. Acara pembuka ini menjadi kesempatan bagi para peserta dan pemangku kepentingan industri untuk berkumpul, mempererat hubungan, serta merayakan perjalanan tiga dekade Indonesia Rendezvous sebagai forum industri asuransi dan reasuransi.

See also  Lomba Foto Jurnalis LBH-KAI Jadi Media Potret Kreatifitas Anak Di Tengah Pandem-19

Acara diawali dengan penampilan pembuka, dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Mr. Marsekal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, Coordinating Minister for Political, Legal, and Security Affairs of the Republic of Indonesia 2024. Rangkaian acara turut menghadirkan sambutan dari Michael Hauer dari Munich Re dan perwakilan IPR, sebelum dilanjutkan dengan sambutan pembuka dari Ketua AAUI, Budi Herawan.

Salah satu agenda penting dalam malam pembukaan adalah seremoni Lifetime Achievement Pinning, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan tonggak penyelenggaraan ke-30 Indonesia Rendezvous. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi toast dan networking dinner, yang diiringi penampilan bintang tamu serta band untuk menciptakan suasana kebersamaan dan memperkuat interaksi antarpeserta. Penghargaan ini diberikan kepada [nama] sebagai “Mahaputra” dan [nama] sebagai Srikandi of general insurance and reinsurance industry.

Foto : dari kiri ke kanan Bapak Muhammad Iqbal,Bapak Budi Herawan, Bapak Heri Supriyadi dan Bapak Cipto Hartono. Dok – Ist

MENGHADAPI LANSKAP RISIKO GLOBAL

Industri asuransi dan reasuransi saat ini menghadapi beragam tantangan, mulai dari ketidakpastian geopolitik dan tekanan ekonomi makro hingga meningkatnya risiko perubahan iklim, ancaman siber, serta potensi kemunculan kembali pandemi. Perkembangan tersebut menuntut pelaku industri untuk memperkuat pengelolaan risiko, mengevaluasi strategi bisnis, dan meningkatkan kesiapan dalam menghadapi perubahan lingkungan usaha.

Melalui tema “Building Confidence: Driving Sustainable Growth and Resilience in the Insurance & Reinsurance Landscape”, Indonesia Rendezvous 2026 menempatkan kepercayaan, pertumbuhan berkelanjutan, dan ketahanan sebagai landasan utama diskusi. Forum ini menjadi kesempatan bagi para pemangku kepentingan untuk membahas implikasi risiko global terhadap pengelolaan aset dan liabilitas, profitabilitas, serta pengembangan produk asuransi.

See also  Gelar Aksi Bersih Bersih di Pantai Seseh, KemBali Becik Dorong Wisatawan Peduli Lingkungan

RANGKAIAN KONFERENSI DAN DISKUSI STRATEGIS

Konferensi utama Indonesia Rendezvous 2026 diselenggarakan pada 13–14 Oktober 2026 di Bali International Convention Centre (BICC), Bali. Rangkaian kegiatan menghadirkan sesi konferensi, diskusi bersama regulator dan pelaku industri, serta pameran dan business matching untuk mendukung pertukaran wawasan dan pengembangan hubungan bisnis.

Pada hari pertama, pembahasan mencakup kondisi pasar reasuransi global, risiko geopolitik, tekanan ekonomi, dampak perubahan iklim terhadap protection gap, Compulsory Third Party Liability, serta perkembangan lanskap ekonomi dan keuangan Indonesia. Agenda berikutnya mengangkat risiko pandemi dan ancaman kesehatan yang berkembang, sebelum dilanjutkan dengan diskusi mengenai transformasi digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), transisi mobilitas listrik, dan ketahanan siber.

Hari kedua difokuskan pada isu kebijakan dan operasional yang relevan bagi industri, termasuk penguatan ketahanan keuangan perusahaan asuransi melalui regulasi berbasis risiko, koordinasi manfaat dalam pembiayaan kesehatan, serta Program Penjaminan Polis. Rangkaian kegiatan turut mencakup peluncuran program dan inisiatif literasi asuransi, serta Executive Gathering sebagai ruang dialog antara regulator dan pelaku industri.

MEMPERKUAT KEPERCAYAAN MELALUI KOLABORASI

Indonesia Rendezvous 2026 memperoleh dukungan dari berbagai pelaku industri nasional dan internasional. Tahun ini, acara menghadirkan 14 hospitality suites, 34 exhibition booth, serta dukungan dari 27 sponsor dari dalam maupun luar negeri. Capaian ini mencerminkan keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung penyelenggaraan forum sekaligus memperkuat peran Indonesia Rendezvous sebagai platform strategis untuk memperluas jejaring dan menjajaki peluang bisnis di industri asuransi dan reasuransi.

See also  Hadapi 2026, Kesiapan Digital Indonesia Masih Dihadapkan pada Tantangan IT dan Keamanan Siber

Selain menjadi forum diskusi, Indonesia Rendezvous menyediakan kesempatan bagi peserta untuk memperluas jaringan profesional melalui pameran, business matching, dan interaksi antarpemangku kepentingan. Pertemuan antara pelaku industri domestik dan internasional diharapkan dapat membuka peluang kemitraan baru, memperkuat pertukaran kapasitas, serta mendukung pengembangan bisnis yang berkelanjutan.

MENDORONG PERTUMBUHAN INDUSTRI YANG BERKELANJUTAN

Memasuki tiga dekade penyelenggaraannya, Indonesia Rendezvous diharapkan terus berkembang sebagai platform strategis untuk mendukung penguatan industri asuransi dan reasuransi Indonesia. Melalui diskusi yang melibatkan pemangku kepentingan nasional dan internasional, forum ini berupaya mendorong pemahaman yang lebih terintegrasi mengenai risiko strategis, risiko baru, serta tantangan operasional yang membentuk arah industri ke depan.

AAUI berharap Indonesia Rendezvous dapat terus berkontribusi dalam memperkuat jejaring bisnis, mendorong kolaborasi lintas sektor, serta mendukung terciptanya industri asuransi dan reasuransi yang lebih tangguh, adaptif, dan berkelanjutan dalam menghadapi dinamika risiko global.(red/rls)

(Visited 2 times, 1 visits today)