Jaga Akses Vital, Pemkab Badung Atensi Perbaikan Jalan Jebol di Kerobokan

0
158

MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat menangani kerusakan jalan dan jembatan jebol di kawasan Kerobokan. Meski ruas jalan tersebut merupakan kewenangan provinsi, yaitu jalan penghubung Kerobokan–Munggu–Tanah Lot, Pemkab Badung menunjukkan kepedulian tinggi dengan langsung berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Bali.

Langkah cepat ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Badung dalam menjaga konektivitas wilayah dan memastikan keamanan serta kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Badung, I Nyoman Karyasa, membenarkan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan dengan Pemerintah Provinsi Bali. Ia menyebut, hasil pembahasan teknis telah disepakati dan tahap konstruksi akan segera dimulai setelah perencanaan selesai serta dilakukan matur piuning pada 22 September 2025.

See also  Bupati Badung Gandeng Tokoh Lintas Agama Jaga Kondusifitas Daerah

“Kami telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali. Hasilnya, pelaksanaan konstruksi akan dimulai setelah perencanaan teknis selesai dan matur piuning pada tanggal 22 September ini,” ujar Karyasa, Sabtu (20/9).

Sembari menunggu pelaksanaan konstruksi, tim PUPR Badung telah lebih dahulu melakukan pembersihan sampah dan endapan di permukaan jalan serta saluran irigasi di bawahnya. Selain itu, tim perencana juga telah menuntaskan survei lapangan dan penyusunan perencanaan teknis terkait jenis konstruksi yang akan diterapkan.

“Dari hasil survei, akan dilakukan pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) pada titik longsor serta penggantian gorong-gorong di bawah jalan dengan Box Culvert Top-Bottom. Komponen tersebut sedang dipesan dan diproduksi di luar daerah, tepatnya di Jawa Timur,” jelasnya.

See also  Ketua DPRD Badung Putu Parwata; Beras C-PAR Solusi di Saat Pandemi

Karyasa menambahkan, di bawah ruas jalan tersebut terdapat gorong-gorong saluran irigasi berukuran 2,4 meter lebar dan 1,8 meter tinggi. Kerusakan jalan terjadi akibat hujan deras yang memicu luapan air dan menggerus struktur jalan hingga akhirnya jebol.

Karyasa menyebut, koordinasi lintas instansi terus dilakukan, melibatkan Dishub Provinsi Bali, Dishub Kabupaten Badung, Kelurahan Kerobokan, pemilik utilitas, serta masyarakat terdampak.

“Kami berharap kolaborasi dengan Pemprov Bali dapat mempercepat pemulihan infrastruktur vital ini, sehingga arus lalu lintas dan aktivitas ekonomi masyarakat bisa kembali normal,” ujarnya.

Dengan langkah cepat dan sinergi lintas lembaga ini, Pemkab Badung menunjukkan komitmennya untuk menjaga akses publik dan memperkuat ketahanan infrastruktur daerah, khususnya di wilayah strategis seperti Kerobokan.***ADV

(Visited 2 times, 1 visits today)