BALI

Mall di Bali Diminta Berkontribusi Memutuskan Penularan Covid-19

DENPASAR, Fajarbadung.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra meminta agar seluruh mall, pusat perbelanjaan di Bali ikut berkontribusi untuk memutuskan mata rantai penularan Covid19 di Bali. Ia memahami jika jam operasional mall dan supermarket di Bali memang sudah dibatasi demi keselamatan bersama. Namun sekalipun sudah ada pembatasan jam operasional, pemerintah tetap membutuhkan kontribusinya untuk memutus mata rantai penularan Covid19 di Bali. “Saya akan memanggil Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali untuk berkoordinasi tentang hal ini. Karena Disperindag yang menjadi leadingnya. Melalui Disperindag, bisa berkoordinasi dengan para asosiasi tersebut untuk berperan nyata dalam memutus mata rantai penularan Covid19 di Bali,” ujarnya di Denpasar, Jumat (17/4).

Menurutnya, kontribusi para super market dan mall di seluruh Bali bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, sangat diminta agar setiap saat selalu diumumkan sosialisasi kepada pengunjung tentang pentingnya penggunaan masker, pentingnya mencuci tangan setiap saat, menetapkan pola hidup sehat, mempertahankan imun tubuh, menjaga jarak atau social distancing dan phisical distancing. Materi ini diharapkan terus diumumkan melalui pengeras suara agar pengunjung tahu bagaimana saat ini pemerintah berjibaku melawan Covid19 yang menghabiskan banyak waktu, tenaga, biaya, dan banyak dampak yang ditimbulkan. Kedua, kalau bisa mall dan super market juga menyiapkan masker khusus untuk pengunjung yang tidak mengenakan masker.

Artinya, bila ada pengunjung yang ingin berbelanja dan kemudian tidak mengenakan masker maka manajemen mall dan supermarket bisa langsung action memberikan masker gratis. Selain itu agar di bagian depan disiapkan hand sanitizer atau tempat cuci tangan dengan air yang mengalir. Inilah salah satu bentuk kontribusi dari mall dan supermarket dalam memutus mata rantai penularan Covid19 di Bali.

Menurut Sekda, mencermati kasus transmisi lokal di Bali yang semakin meningkat maka hal ini hanya bisa diselesaikan atau diatasi dengan selalu menggunakan masker, selalu cuci tangan, dan jaga jarak. Inilah cara efektif menghentikan kasus transmisi lokal di Bali. Hal ini sangat penting karena selama ini kasus di Bali didominasi oleh imported case baik dari luar negeri maupun dari daerah terpapar di Indonesia. Dengan konsisten mengenakan masker saja dan rajin cuci tangan maka kasus transmisi lokal akan ditekan serendah-rendahnya.(axelle dae/fb).

(Visited 21 times, 1 visits today)
error: Content is protected !!