Matangkan Ranperda Desa Wisata, Dewan Badung Gelar Raker 

0
222

MANGUPURA, Fajarbadung.com –  Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Badung tentang Desa Wisata menggelar serap aspirasi di Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Rabu, (26/6).

Turut hadir, anggota Pansus Made Suwardana, Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi dan Nyoman Dirga Yusa.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Pariwisata, asosiasi pariwisata, perbekel, pengelola desa wisata, dan instansi terkait lainnya.

Rapat ini dalam rangka untuk mematangkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) melalui masukan dari berbagai pihak terkait.

Dalam sambutannya, Ketua Pansus DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta menekankan pentingnya pengembangan desa wisata sebagai bentuk konkret pembangunan berkelanjutan, yang melibatkan masyarakat lokal.

See also  Polres Badung dan Jajaran Berhasil Ungkap Belasan Kasus dalam Sebulan

Menurutnya, pengembangan desa wisata sangat strategis, karena memberikan dampak ganda, seperti mendorong pelestarian alam dan meningkatkan perekonomian berbasis desa, sehingga mengurangi perpindahan penduduk dari desa ke kota.

“Hari ini, kita melakukan penyerapan aspirasi untuk penyempurnaan Ranperda Desa Wisata yang sedang kita bahas. Masukan dari peserta yang hadir sangat kami perlukan untuk mematangkan aturan ini,” kata Made Sumerta.

Made Sumerta mengungkapkan bahwa terdapat 17 desa wisata di Badung, di antaranya Desa Wisata Munggu, Baha, Bongkasa Pertiwi, Carangsari, Petang, Pelaga, Belok Sidan, Pangsan, Penarungan, Abiansemal, Dauh Yeh Cani, Bongkasa, Sobangan, dan Desa Wisata Cemagi.

Melalui kegiatan serap aspirasi ini, Pansus berharap bisa mendapat ide dan masukan untuk menyempurnakan Ranperda Desa Wisata, sehingga mampu mendorong pengembangan desa wisata secara optimal, mengintegrasikan potensi lokal, dan mendukung keberlanjutan lingkungan serta perekonomian masyarakat desa.

See also  Ny. Cok Ace Serahkan Bantuan Kursi Roda dan Alat Bantu Dengar

“Dari 17 desa yang terdaftar, beberapa masih aktif dan hadir memberikan manfaat pengalaman mereka yang sangat luar biasa. Mudah-mudahan Ranperda ini, bisa kita matangkan lagi dengan mengadopsi masukan dari teman-teman yang hadir,” paparnya.

Ditambahkan, bahwa ada beberapa regulasi yang perlu ditambahkan untuk memperkuat Ranperda Desa Wisata, seperti Surat Keputusan Bupati. “Tadi ada masukan dari GIPI Badung agar regulasinya diperkuat lagi,” pungkasnya.*Chris

(Visited 6 times, 1 visits today)