Mendikdasmen Motivasi Guru dan Murid SIC, Terapkan 7 KAIH dan Ciptakan Ruang Belajar yang Partisipatif

0
114
Foto : Dok - Humas

KAIRO, Fajarbadung.com – Dalam kunjungannya ke Mesir untuk meresmikan Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra di Fakultas Bahasa dan Terjemah, Universitas Al Azhar, Kairo, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyempatkan berkunjung ke Sekolah Indonesia Cairo (SIC), Jumat (7/11).

Abdul Mu’ti disambut Kepala Sekolah dan jajaran guru. Kunjungannya itu bertepatan dengan hari libur rutin (Jumat). “Saya sangat terkesan dengan SIC ini, sangat bersejarah. Didirikan 11 tahun setelah Indonesia merdeka (yakni tahun 1956), SIC adalah sekolah Indonesia pertama di luar negeri,” ujar Abdul Mu’ti.

Menteri Mu’ti menjelaskan, kedekatan Presiden Soekarno dan Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser saat itu sehingga memungkinkan SIC berdiri dengan segala kemudahan. “Jadi Bung Karno pikirannya panjang, beliau sudah memikirkan (saat itu) tentang pendidikan anak-anak Indonesia di luar negeri, khususnya di Mesir,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Mu’ti menjelaskan pentingnya Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni Bangun Pagi, Beribadah, Olahraga, Makan Sehat dan Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat dan Tidur Cepat. “7 Kebiasaan Baik Anak Indonesia Hebat ini penting dan perlu terus dibiasakan, dibudayakan di kalangan siswa karena sangat membantu membentuk karakter dan kepribadian positif siswa,” ujarnya.

See also  Panglima TNI; Personel dan Alutsista TNI Dikerahkan Untuk Dukung Penanganan Covid-19

Secara khusus, Mendikdasmen Abdul Mu’ti juga memberi perhatian kepada guru. Menurutnya, peran penting guru menjadi pemandu (guide) dan konselor bagi siswa dalam proses belajar mengajar. Ia juga menekankan pentingnya guru memberikan ruang yang cukup kepada siswa untuk mengungkapkan pandangan, ekspresi dan pikirannya sehingga murid dapat mengeksplor gagasan yang dimilikinya.

Hadir dalam dialog kunjungan Mendikdasmen di SIC antara lain, Duta Besar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf; Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo, Abdul Muta’ali; Atase Perdagangan KBRI Kairo, M. Syahran Bhakti S; serta Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya, Rahmat Aming Lasim.

Selain itu, hadir pula Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler, M Nur Salim; Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler, Agus Hidayatullah; Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Hafidz Muksin; Kepala Sekolah Indonesia Cairo, Priyo Nugroho; para diplomat dan staf KBRI Cairo; serta para Guru Indonesia Cairo.

See also  Moeldoko Semangati UMKM Banyumas untuk Naik Kelas

Adapun jenjang pendidikan di SIC mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA, dengan jumlah total siswa sebanyak 150 anak. Kurikulum yang dipakai adalah kurikulum Indonesia dengan sedikit tambahan wawasan setempat (lokalitas). “SIC telah menerapkan Tujuh Kebiasaan Baik Anak Indonesia Hebat kepada peserta didiknya, dengan adanya kegiatan pembiasaan pagi sebelum jam pelajaran seluruh murid melakukan salat duha, di hari Minggu pembiasaan bermasyarakat, Senin pentas seni, Selasa numerasi dan literasi, Rabu makan sehat bersama guru dan Kamis olahraga dan permainan tradisional,” jelas Kepala Sekolah Indonesia Cairo, Priyo Nugroho dalam sambutan singkatnya.

Rasa terima kasih dan kebanggaan atas kunjungan Menteri beserta rombongan juga disampaikan Priyo. Ia berharap, perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat dapat semakin memotivasi seluruh pendidik dan siswa untuk berprestasi serta menjaga semangat kebangsaan di luar negeri.

See also  Penemuan Pulau Baru di Pacitan akan Diberi Nama Pulau Joko Jagat

Di penghujung kunjungan tersebut salah satu murid kelas X, Sekolah Indonesia Cairo, Ananda Amira Muhammad Amin, memberikan kenang-kenangan hasil karyanya untuk Mendikdasmen berupa lukisan gedung Sekolah Indonesia Cairo. Penyerahan karya ini didampingi oleh Kepala Sekolah Indonesia Priyo Nugroho.(*)

(Visited 4 times, 1 visits today)