Menkominfo Minta Tata Ruang di Daerah 3 T Jangan Sampai Menciptakan Blankspot Baru

0
217
FOTO : Menkominfo Minta Tata Ruang di Daerah 3 T Jangan Sampai Menciptakan Blankspot Baru.(tim)

NUSA DUA, Fajarbadung.com – Menkominfo Johny G. Plate meminta agar rencana tata ruang di daerah terluar, terdepan, tertinggal atau 3T jangan sampai menciptakan Blankspot baru. Sebab saat ini pemerintah sedang gencar membangun fasilitas atau infrastruktur digital dengan fokus utama kepada daerah 3T tersebut. “Saya minta kepada pemerintah daerah, terutama di wilayah 3T agar memperhatikan rencana tata ruang. Dimana pembangunan berbagai infrastruktur publik, mulai dari pemukiman, sekolah, rumah sakit, pasar, perkantoran, dan sebagainya harus juga memperhatikan pusat sinyal. Sebab kalau tidak Pemda setempat ikut andil dalam menciptakan Blankspot baru di Indonesia dan ini tidak akan pernah habis,” ujarnya di Nusa Dua Bali, Jumat (26/11/2021).

Menurutnya, rencana tata ruang yang tidak memiliki koneksi sinyal walau sudah dibangun infrastruktur dimana mana maka sesungguhnya Pemda setempat ikut andil dalam menciptakan Blankspot baru di Indonesia. Pemda setempat perlu memperhatikan pembangunan berbagai infrastruktur publik yang searah dengan pemetaan infrastruktur digital. Sebab saat ini Indonesia sedang gencar membangun fasilitas internet yang difokuskan pada wilayah 3T. Tanpa dukungan Pemda maka pembangunan infrastruktur digital tidak pernah akan selesai.

See also  Moeldoko Dorong Kolaborasi Penelitian Sorgum di 12 Negara untuk Hadapi Krisis Pangan Global

“Indonesia ini sangat kaya. Ada 17 ribu pulau dengan topografi yang unik dan indah. Masih banyak wilayah tersebut yang tidak memiliki akses internet. Dan kita saat ini sedang berjuang agar Indonesia seluruhnya bisa akses internet. Untuk tata ruang sangat berpengaruh besar terhadap akses internet tersebut,” ujarnya. Intinya kegiatan masyarakat harus berpusat pada sinyal internet yang cepat dan memadai.

Indonesia saat ini sedang gencar membangun koneksi 4G sebagai backbone telekomunikasi Indonesia. Indonesia juga sedang menyiapkan infrastruktur untuk men-support telekomunikasi digital dengan kecepatan yang sangat tinggi bisa 100 kali lipat kecepatan 4G yang ada saat ini.

“Saya ingin menitipkan agar koordinat IC ketersediaan sinyal telekomunikasi menjadi salah satu parameter penting di dalam rencana tata ruang pembangunan daerah. Kalau tidak Indonesia tidak akan pernah habis dengan blank spot. Minta tolong kita perhatikan betul-betul, juga sekalian saya ingin pesan ini semua yang kita perlu adalah ketersediaan sumber daya manusia, saya juga ingin Kominfo memberikan atau menyediakan paket-paket stimulus untuk pembangunan sumber daya manusia pembangunan, sumber daya manusia ini juga suatu keniscayaan Indonesia membutuhkan 9 juta intermediate digital,” ujarnya.

See also  Moeldoko : Pemindahan IKN Sudah Final dan Tidak Perlu Lagi Diperdebatkan

Dalam waktu 15 tahun kedepan atau setiap tahun ada 600.000 aktivitas-aktivitas ultra mikro. “Tadi kita menyiapkan sumber daya manusia digital atau digital mulai dari tingkat bawah, melalui gerakan nasional literasi digital yang tahun ini diberikan kepada 12 setengah juta orang di seluruh Indonesia dengan 4 program atau kurikulum digital scale,” urainya. Warga yang ada di pedalaman harus paham masyarakat digital dan Mampun memanfaatkannya.

Penulis – Arnold Dhae|Editor – Christovao

(Visited 5 times, 1 visits today)