Polres Badung Ikuti Video Conference dari Baharkam Mabes Polri

0
450
Polres Badung Ikuti Video Conference dari Baharkam Mabes Polri/fajarbadung.com
Polres Badung Ikuti Video Conference dari Baharkam Mabes Polri/fajarbadung.com

MENGWI, Fajarbadung.com – Wakil Kepala Kepolisan Resor Badung Kompol Ni Putu Utariani, SH mengikuti kegiatan video conference yang dipimpin Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen. Pol Drs. Wahyudi Hidayat serta diikuti Para PJU Mabes Polri.

Kegiatan Video Conference tersebut selain diikuti Wakapolres Badung juga hadir Kabag Ops Kompol I Wayan Suana, SH, Kasat Sabhara Iptu I Ketut Suandi serta para undangan dari Satpol PP Kab. Badung I Putu Subawa Nada,S.H, Pabungdim 1611 Badung Mayor Infantri I Putu Sukadana dan Kasi Ops Pol PP Kab. Badung A.A Ngurah Darma Putra di ruang Command Center Mapolres Badung. Jumat, (19/06), pukul 09.00 wita.

Wakapolres Utari menjelaskan bahwa kegiatan ini dalam rangka mengagendakan “Peran Polri dalam membantu mendukung Program Pemulihan sektor Pariwisata di 10 Destinasi Wisata dan 4 tambahan Destinasi Wisata”.

See also  Jadi Daerah Percontohan, Wagub Cok Ace Genjot Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik

Terkait dengan kebijakan pemerintah tersebut Polres Badung dengan instansi terkait telah menyiapkan pengelolaan pariwisata serta tempat yang menjadi tujuan wisata dengan selalu mengutamakan protokol kesehatan (Safety dan Securty).

“Kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Stake Holder, kususnya diinas Pariwisata kabupaten Badung dan para pemilik usaha, guna memberi rasa aman terhadap Wisatawan yang berkunjung ke Bali pasca pandemi COVID -19,” terangnya.

“Mari kita bersama -sama mendukung program Pemerintah ini, Sehingga Pariwisata bisa pulih kembali dengan tidak melupakan Protokol kesehatan,” Ucap Kompol Utari.

Adapun langkah-langkah yang akan disiapkan yakni
1. menginventarisir hal-hal negatif yang sering dialami para wisatawan baik domestik maupun wisatawan manca negara.

See also  Perkuat Ideologi Pancasila, Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri Sarasehan Geopolitik di Gedung MPR RI

2. Mengantisipasi, mencegah, meminimalisir hal – hal negatif tersebut.

3. Membangun Sistem Safety and Security di Objek Wisata bersama Stake Holder dan masyarakat, membuat rambu-rambu, papan petunjuk, sistem pelayananan, sistem penerima pengaduan yang baik.

4. Menyiapkan SDM melatih mental anggota, menyiapkan Posko pengamanan terpadu, membangun sistem komunikasi yang memadai.

5. Melaksanakan kegiatan operasional aktif guna mencegah GK, Kejahagan Konvensional, Transnasional Crime.

6. Menyiapkan anggota sebagai pelayan, pengayom serta pelindung masyarakat wisatawan mancanegara, serta

7. Menerapkan protokol kesehatan secara konsisten di seluruh objek wisata.(red/fb).

(Visited 17 times, 1 visits today)