Rektor Unud Diminta Bawa Perubahan bagi Kampus

0
375
FOTO : Kepala Ombudsman RI Provinsi Bali, Umar Ibnu Alkhatab, di Denpasar, Kamis (26/8/2021).(tim)

DENPASAR, Fajarbadung.com – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali menyambut baik pelantikan I Nyoman Gde Antara sebagai Rektor Universitas Udayana yang baru. Ombdusman Bali berharap rektor yang baru memiliki kemampuan untuk membawa Universitas Udayana ke arah yang lebih baik sebagaimana yang diamanatkan dalam statuta perguruan tinggi itu, yakni terwujudnya lembaga pendidikan tinggi yang menghasilkan sumber daya manusia unggul, mandiri, dan berbudaya. “Kami meminta agar rektor yang baru memaksimalkan ikhtiarnya untuk mewujudkan visi Universitas Udayana yang termuat dalam statuta itu”, kata Kepala Ombudsman RI Provinsi Bali, Umar Ibnu Alkhatab, di Denpasar, Kamis (26/8/2021).

Menurut Umar, peran rektor sangat vital dalam mendorong kemajuan sebuah peeguruan tinggi. Dalam konteks Universitas Udayana, rektor yang baru diminta untuk membawa perubahan dan pembaruan yang signifikan bagi Universitas Udayana secara profesional dan mampu menciptakan kolektivitas dengan semua civitas akademika.

See also  Kapolres Bangli Ikuti Sholat Idul Adha Di Masjid Agung Bangli

“Peran rektor sangat vital, dia tidak boleh asyik dengan dirinya sendiri dan berkutat dengan hal-hal yang rutin. Rektor harus mencerminkan sebuah perubahan yang bersifat profesional dan kolektif”, imbuh Umar.

Umar berharap agar rektor yang baru tidak anti terhadap kritik dan serius memperhatikan suara yang berseberanģan dengan kebijakannya. Di samping itu, rektor harus mendorong civitas akademika untuk lebih responsif dengan apa yang terjadi di luar kampus. “Kampus jangan jadi menara gading, ia harus responsif, baik terhadap kritik internal, maupun terhadap apa yang terjadi di eksternal kampus. Saat ini, publik mendambakan peran kampus Udayana yang lebih konktrit”, tambah Umar.

Terkait tuntutan mahasiswa saat berunjuk rasa pada pelantikan rektor baru, Umar meminta agar rektor baru segera mengambil langkah konkrit, terutama menyangkut biaya kuliah dan kasus asusila. “Kami rasa tuntutan mahasiswa tersebut bisa dijadikan sebagai bahan awal untuk memulai pekerjaannya sebagai rektor”, tutup Umar.

See also  Hari Bhayangkara Ke- 73 Tahun 2019, Polda Bali Tingkatkan Sinergritas dan Soliditas TNI/Polri Melalui Olahraga Bersama.

Penulis|Axelle Dhae|Editor|Christovao

(Visited 12 times, 1 visits today)