TABANAN, Fajarbadung.com – Sejak upacara Ngeruak dilanjutkan ground-breaking peletakan batu pertama tanggal 19 Mei 2018, persiapan RSIA Puri Bunda melayani masyarakat Tabanan mencapai babak baru. Gedung seluas 8,500 meter persegi berikut prasarana dan sarana yang dipersyaratkan untuk sebuah Rumah Sakit yang didirikan diatas lahan 40 are telah berdiri.
Tim pelayanan terdiri dari 152 tenaga kesehatan dan penunjang lainnya telah bergabung sejak Desember 2019. Sebagian mereka adalah karyawan dari RSIA Puri Bunda Denpasar yang dialihtugaskan. Mereka telah berpengalaman dalam pelayanan. Sebagian lagi telah menjalani program magang intensif selama 3 bulan di RSIA Puri Bunda Denpasar. Seluruhnya telah dibekali pelatihan-pelatihan yang diperlukan untuk kesiapan melayani. Termasuk pelatihan mentalitas dasar bekerjasama dengan Rindam IX/Udayana.
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit telah disimulasikan untuk bekerja 24 jam sehari dan 7 hari sepekan. Menyusul upacara Melaspas tanggal 10 januari 2020, hari ini 8 Februari 2020 RSIA Puri Bunda mengundang para pemangku kepentingan yang telah mendukung mewujudkan RSIA Puri Bunda Tabanan untuk mensyukuri hasil kolaborasi selama 21 bulan.
Sekilas RSIA Puri Bunda Tabanan
RSIA Puri Bunda Tabanan beralamat di Jl. By Pass Ir. Soekarno, Kelurahan banjar Anyar, Kecamatan Kediri , Kabupaten Tabanan. Fasilitas kesehatan ini direncanakan berkapasitas rawat inap 100 TT. Di tahap awal akan dioperasikan rawat inap 39 TT. Rawat inap menyediakan kelas Suite Dewaki, Executive Radharani, VIP Uttari. Fasilitas Rawat Inap kelas 3 Rarasati yang nyaman disediakan untuk 2 pasien dalam 1 kamar, sementara kelas 2 Subadra dan kelas 1 Pancali akan lebih nyaman lagi dengan 1 pasien per kamar.
Tersedia layanan Ambulan dan UGD 24 jam, ruang observasi dan transisi dengan 11 tempat tidur [TT]. Tersedia 3 ruang operasi dan 4 ruang persalinan. Ruang Intermediate, HCU dan ICU dengan total 13 TT. Berkapasitas 16 poliklinik , dimulai dengan mengoperasikan 3 Poliklinik Kebidanan dan Kandungan dan 3 Poliklinik Pediatrik / Anak. Fasilitas Laboratorium, Radiologi, Ruang Vital Sign, 3 kamar isolasi, kamar pemulasaraan jenasah tidak terpisahkan dari layanan yang disiapkan. Seluruh layanan diintegrasikan melalui Sistem Manajemen & Informasi Rumah Sakit elektronik. Ini akan memperpendek waktu tunggu pelayanan. Bentuk kepedulian RSIA Puri Bunda terhadap aspirasi pasien.
Infrastruktur pendukung seperti ruang tunggu berkapasitas 150 tempat duduk, area bermain anak-anak, ruang parkir untuk 40 mobil dan 120 sepeda motor, musholla, dan sejumlah toilet public yang memadai. Ke depan, Puri Bunda juga menyediakan ruang-ruang untuk pelanggan seperti cafetaria, mini market dan juga ruang pertemuan untuk umum.
Direktur PT Puri Bunda, Dr. IB Semadi Putra Sp.OG menjelaskan :” Kami hadir mendukung ayah bunda yang ingin menunjukkan kasih sayang untuk masa depan keluarga. Mengekspresikan sayang kepada kesehatan keluarga perlu wujud nyata. Standar layanan premium pelayanan kesehatan kini dapat diperoleh dengan harga terjangkau di Tabanan.”
Pendiri RSIA Puri Bunda Dr. Made Suyasa Jaya Sp.OG [K] selalu menggelorakan keinginan kuat untuk menyediakan fasilitas kesehatan untuk ibu dan anak yang aman dan nyaman. Itu adalah wujud penghargaan dan rasa hormat kepada ibunda yang melahirkan, sekaligus merawat kesehatan di fase-fase awal generasi belia. Karena itu, RSIA Puri Bunda telah menyatakan cita-citanya melalui visi sebagai rumah sakit panutan yang menyatukan layanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas dengan hospitality dan ramah lingkungan. Dalam usia Puri Bunda yang menginjak 16 tahun, salah satu langkah strategis mewujudkan visi Puri Bunda adalah dengan mendirikan RSIA Puri Bunda di Tabanan’.(red)


















