GIANYAR, Fajarbadung.com – Netizen Gianyar sebanyak 9 orang ikuti Temu Netizen, ” Menjalin Sinergitas Guna Menciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif ” di Gedung PRG Polda Bali, Rabu (5/2).
Kabid Humas Polda Bali Kompol Syamsi SH dalam sambutannya mengatakan media massa dan media sosial sudah menjadi kawan akrab masyarakat di setiap lapisan.
“Polri harus lebih dekat dengan netizen dan jurnalis, memiliki daya jangkau yang luas,” ujarnya. Oleh karenanya, koprs Bhayangkara perlu memiliki ragam akun media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan lain sebagainya. Sehingga akses dari warga dengan Polri semakin terbuka. “Polri harus bersahabat dengan netizen. Jangan sampai Polri ketinggalan berita,” ujarnya.
Penyaji pertama dari Diskominfo Provensi Bali Ida Bagus Rudra mengajak para Netizen Jurnalistik untuk bijak dalam memberitakan kejadian dan jangan kecepatan mengeshare dari pada akurasi kejadian fakta.
Dari Kasubdit Cyber Ditkrimsus Polda Bali AKBP I Gusti Sueciani, memaparkan aturan hukum dalam bersosial media, yang diatur dalam Undang-Undang ITE. Juga upaya penanggulangan berupa preemtif ( edukatif, kontra narasi dan counter openi ), preventif ( memberi peringatan, mengendalikan isu ) dan, represif ( penetralan aktif sebagai bentuk penerapan hukum ).
Temu Netizen diikuti oleh Polresta dan Polres se Bali kurang lebih ratusan orang sangat antusias menyimak selama acara berlangsung dan ditutup dengan photo bersama.(red/fb)


















