Terkait Tanah SD Negeri 1 Angantaka, Ketua Dewan Badung Pastikan Milik Pemkab Badung

0
381
Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti saat menerima audiensi para Advokat dan Konsultan Hukum pada Kantor Hukum Dr. Shri I.G.N Wira Wedawitry MWS, S. Sos.,S.H.,M.H., terkait informasi tanah SD 1 Angantaka di Ruang Kerjanya, Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Senin, (17/3/ 2025). Foto : Dok - Humas

MANGUPURA, Fajarbadung.com – Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti menerima audiensi para Advokat dan Konsultan Hukum pada Kantor Hukum Dr. Shri I.G.N Wira Wedawitry MWS, S. Sos.,S.H.,M.H., terkait informasi tanah SD 1 Angantaka di Ruang Kerjanya, Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Senin, (17/3/ 2025).

Dalam audiensi ini, para Advokat dan Konsultan Hukum, yaitu Dr. Shri L.G.N. Wira Wedawitry WP.M.S, S.Sos., S.H., M.H., Ida I Dewa Ayu Dwi Yanti, S.H., M.H., Nengah Sukardika, S.H., dan Made Feri, S.H., mendatangi Kantor DPRD Badung, ingin mencari informasi tentang tanah SD Negeri 1 Angantaka.

Para Advokat dan Konsultan Hukum diberikan Kuasa Hukum oleh Ni Nyoman Dember, I Nyoman Lastara, I Made Suarka, Ni Ketut Suasti dan I Wayan Murdana berdasarkan Surat Kuasa No. 054/SK-LCM/IX/2024 tertanggal 17 September 2024.

See also  Pemkab Badung Tandatangani Perjanjian Pinjaman Dana PEN

Para Advokat dan Konsultan Hukum tersebut mengadukan terkait dengan permasalahan tanah kliennya, sejak tahun 1963 sampai saat ini belum mendapatkan tanah pengganti, lantaran tanah kliennya digunakan sebagai SD 1 Angantaka yang beralamat di Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti menyebutkan SD 1 Angantaka diakui positif aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung yang sangat jelas ditunjukkan oleh Kabid Aset, karena aset tersebut diserahkan dari Pemprov Bali ke Pemkab Badung.

“Aset kita yang sudah ada disana sudah berdiri diatas Hak Milik berupa sertifikat,” kata Anom Gumanti.

Anom Gumanti menyatakan mereka hanya berkeinginan melihat data yang dimiliki Pemerintah. Sebelumnya, Anom Gumanti menyatakan tanah tersebut sudah pernah digugat, yang hasilnya sertifikat tersebut masih tetap legal.

See also  DPRD Badung Sahkan Hasil Pembahasan Raperda APBD 2025

“Tadi karena ada Lawyer/Advokat juga, kami apresiasi dan hormati, kalau memang nanti tidak puas, monggo, apakah lewat gugatan, kita siap,” ujarnya.(Chris)

(Visited 12 times, 1 visits today)