30 Petani dan UMKM Ramaikan Pasar Murah di Puspem Badung

0
386

MANGUPURA, FAJAR BADUNG – Menjelang hari raya Galungan, Pemerintah Kabupaten Badung melaksanakan pasar murah untuk menekan lonjakan harga. Pasar murah ini dilaksanakan di halaman Puspem Badung pada Selasa 25 Juli 2023 dimaksudkan untuk menekan inflasi, mengingat menjelang hari raya beberapa harga kebutuhan pokok dipastikan akan mengalami peningkatan.

Selain diramaikan oleh masyarakat, kegiatan pasar murah dan promotani itu juga dilaksanakan untuk mempromosikan produk lokal yang merupakan hasil pertanian di Gumi Keris. Bahkan ada puluhan petani yang menjual hasil pertanian maupun produk olahan yang akan mrramaikan kegiatan promotani tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana mengakui ada 30 Petani dan UMKM yang diundang pada kegiatan pasar murah kali ini. Pihaknya mengaku kini kegiatan Promotani dan pasar murah dilaksanakan selama dua hari yakni pada Selasa 25 Juli 2023 dan Rabu 26 Juli 2023.

See also  Dukung IKM Maju dan Berkembang, Disperinaker Bersama Dekranasda Badung Serahkan Sarana Prasarana Industri Kepada IKM Merta Segara
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana. FOTO – KOMINFO BADUNG

“Kini dengan banyaknya petani yang berpartisipasi, kegiatan promotani diperluas dengan harapan buah lokal atau bahan pertanian diminati masyarakat lokal,” katanya.

Promotani dan pasar murah yang dilaksanakan menjual produk pertanian yang merupakan kebutuhan saat hari raya Galungan mendatang. Bahkan selain buah-buahan, ada juga produk olahan yang dijual oleh pelaku UMKM.

“Petani yang kami undang seperti petani buah, sayuran, bumbu dapur hingga petani yang membuat minyak kelapa. Termasuk juga petani di ladang yang menjual beberapa pisang dari hasil bercocok tanam di kebun,” jelasnya.

Selain petani, para peternak juga diundang untuk menjual hasil ternaknya. Olahan ternak yang dijual seperti daging ayam atau telor ayam.

See also  HPN 2026 di Banten, Momentum Perkuat Peran Pers di Era Digital dan AI

“Kami harap dengan adanya kegiatan Promotani dan Pasar Murah ini, masyarakat bisa datang untuk mendapatkan barang yang lebih murah dan berkwalitas. Hal ini karena langsung dibeli dari petaninya,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas UMKM Badung Made Widiana mengakui bebagai produk UMKM dijual pada pasar murah yang dilaksanakan. Bahkan untuk menekan lonjakan harga pihaknya tidak hanya melakukan pasar murah, melainkan oprasi pasar.

“Jadi saat ini ada beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan seperti pisang, telor ayam dan daging ayam,” ucapnya.

Kendati demikian, pihaknya mengaku akan tetap melakukan pemantauan harga. Bahkan jika ada komoditi yang meningkat, pihaknya akan melaksanakan oprasi pasar dengan memberikan subsidi.

See also  Pemerintah Kabupaten Badung Mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah

“Jadi subsidi yang kita berikan seperti ongkos pengangkutnya atau distribusinya sehingga harga yang didapat masyarakat tidak melambung tinggi,”ucapnya.

Sementara saat ini akunya semua harga masih termasuk stabil. Namun pihaknya memprediksi kedepan harga daging, bunga dan janur akan meningkat. “Jadi barang-barang yang digunakan upakara pasti mengalami kenaikan, karena semua masyarakat di Bali melaksanakan upacara Galungan,” imbuhnya.***ADV

(Visited 12 times, 1 visits today)