Jokowi Katakan Air Jadi Kunci Utama Kemakmuran Dan Kesejahteraan Masyarakat Di NTT

0
701

Atambua, Fajarbadung.com – Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo memberikan alasan mengapa dalam masa Kepemimpinannya memberikan begitu banyak Bendungan bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur. Hal ini dikarenakan menurut orang nomor satu di Indonesia saat ini, kunci utama kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur adalah Air.

Presiden Jokowi dalam sambutannya meresmikan Bendungan Rotiklot di lokasi Bendungan, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL menyampaikan bahwa di provinsi Nusa Tenggara Timur bila ingin menuju ke sebuah kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat maka air menjadi kunci utamanya.

Atas alasan tersebutlah, pada masa pemerintahan orang nomor satu Republik Indonesia saat ini telah memberikan setidaknya ada tujuh (7) Bendungan ke Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sementara dibandingkan Provinsi lainnya hanya diberi satu Bendungan bahkan ada yang sama sekali tidak diberikan Bendungan.

See also  Digitalic: SEO yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis

“Saya pernah menyampaikan bahwa di NTT ini menuju ke sebuah kemakmuran dan menuju ke sebuah kesejahteraan tanpa adanya air, lupakan ! Kuncinya hanya satu disini, air. Oleh karena itu di Provinsi yang lain hanya dibangun satu bendungan, kadang nda juga dibangun,” ungkap Presiden Jokowi.

Dijelaskan oleh Presiden Joko Widodo bahwa di Nusa Tenggara Timur ada 7 Bendungan diantaranya Bendungan Raknamo, Rotiklot, Napun Gete, Manikin, Welikis, Temef dan Mbay.

Akan tetapi, Presiden Jokowi dengan canda mengatakan bahwa Provinsi NTT sudah diberi 7 Bendungan namun Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Josef Soi masih ingin meminta lagi Bendungan besar dibangun di Nusa Tenggara Timur.

See also  Kapolri Beri Dukungan Psikososial ke Anak Terdampak Covid-19.

“Disini tujuh bendungan/waduk di NTT. Itu pun pak Gubernur dan Wakil Gubernur masih mau minta nambah lagi,” imbuh Presiden Jokowi sembari melepas tawa.

Diungkapkan bahwa memang dari segi anggaran setiap bendungan, sangatlah besar nilainya. Namun yang diinginkan Presiden Joko Widodo adalah manfaat yang begitu berarti bagi masyarakat khususnya di Nusa Tenggara Timur itu sendiri.

Sangat diharapkan oleh Presiden Joko Widodo bahwa dengan adanya pengairan melakukan Bendungan besar di wilayah Nusa Tenggara Timur dalam setahun masyarakat bisa memanen hasil hingga 2 sampai tiga kali.

“Dengan air, mungkin yang selama ini panen setahun sekali bisa jadi dua atau tiga kali. Yang dulunya nda bisa nanam apa-apa sekarang bisa nanam apa-apa. Saya ingin kita harus capai kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat dengan raih secara bersama sama,” tutur Presiden Jokowi. (Rny/Fjb)

(Visited 15 times, 1 visits today)