Atasi Kekeringan Subak Balangan, Dewan Badung Minta BWS Segera Lakukan Normalisasi Irigasi

0
244
RAKOR. I Gusti Anom Gumanti(tengah) saat memimpi rapat koordinasi di gedung DPRD Badung. Senin,(8/3/2021). Foto : Tim Humas

MANGUPURA, Fajarbadung.com – Polemik kesulitan air yang dialami petani Subak Balangan, Kuwum, Mengwi Badung selama 20 tahun mendapat perhatian khusus dari DPRD Badung. Komisi II DPRD Badung menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak dalam rangka mencari jalan keluar terkait permasalahan yang dialami petani di Subak Balangan. Rapat koordinasi dipimpin langsung ketua Komisi II I Gusti Anom Gumanti didampingi sejumlah anggota komisi yakni Nyoman Dirgayusa dan I Made Wijaya. Senin(8/3/2021).

Rapat koordinasi yang berlangsung di lantai III kantor sekretariat DPRD Badung ini dihadiri sejumlah pihak antara lain Kadis PUPR Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suambe, Perwakilan Balai Wilayah Sungai(BWS) Bali Penida, I Wayan Riasa, sejumlah perwakilan mahasiswa dari GMNI Bali serta dihadiri Pekaseh Subak Balangan I Ketut Matrayasa.

See also  Wakapolres Badung Ikuti Video Conference Mabes Polri

Dalam rapat tersebut ketua komisi II DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti minta pihak yang berwenang segera melakukan normalisasi aliran irigasi di Subak Balangan yang sudah hampir 20 tahun lebih mengalami kesulitan air irigasi.

“ini adalah kewenangan Balai Wilayah Sungai Bali Penida, kami minta segera lakukan normalisasi dengan membongkar beton yang ada di irigasi tersebut sesuai harapan dari petani di Subak Balangan,”harap Anom Gumanti

Anom Gumanti juga meminta pihak terkait melakukan upaya-upaya untuk membantu Subak yang terdampak terutama terkait pembagian debit air. ” Air ini kebutuhan utama setelah udara, jadi kami minta segera dilakukan mediasi, paling tidak tahap pertama sesuai permintaan petani agar akses pembagian air segera dibuka,” ujarnya

See also  KSP Optimistis Arief Prasetyo Bisa Lakukan Tata Kelola Pangan dengan Baik

Ia juga meminta Dinas PUPR Badung dan Dinas Pertanian untuk membantu melakukan mediasi agar permasalahan ini segera teratasi dan Subak yang terdampak segera mendapatkan air. “Untuk teknis pola tanam kami sudah meminta Dinas terkait untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten Tabanan khususnya Dinas pertanian agar membantu proses permasalahan air ini, “jelasnya

Dari pihak Balai Wilayah Sungai Bali Penida, I Wayan Riasa mengakui tidak tahu menahu permasalahan yang terjadi di Subalk Balangan hingga puluhan tahun dengan adanya rapat hari ini permasalahan ini akan segera ditindaklanjuti.

“Kami baru menjabat di Bali, sebelumnya kami tidak tahu permasalahan ini, setelah ini akan segera kami tindaklanjuti ,”jelasnya

Sementara itu, Pekaseh Subak Balangan I Ketut Matrayasa sangat berharap permasalahan yang dihadapi petaninya selama puluhan tahun ini segera mendapat solusi. “Masalah ini sudah terjadi sejak lama, Kami berharap permasalahan ini segera ada jalan keluarnya, kami hanya menginginkan adanya normalisasi,”harapnya

See also  Bupati Giri Prasta Hadiri Puncak Piodalan Ring Pura Luhur Pucak Mangu

Masalah Subak Balangan dan Uma Tegal menjadi sorotan banyak pihak setelah pihak Subak Balangan yang didampingi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia(GMNI) Denpasar mendatangi dan menyampaikan aspirasi tentang permasalahan krisis air yang dialami Subak Balangan selama puluhan tahun ke DPRD Badung pada bulan Februari 2021 lalu. Permasalahannya terkait pembagian air, saluran air yang mengalir ke Subak Balangan dan Uma Tegal selama ini di blok dengan beton sehingga tidak kebagian air.(CV).

 

 

(Visited 39 times, 1 visits today)
Advertisements