Bangun Program Percontohan Kabupaten Antikorupsi, KPK RI Kunjungi Badung Command Center

0
32
KPK RI ketika mengunjungi Badung Command Center (7/3/2024). FOTO - DOK.
MANGUPURA, FAJARBADUNG.COM – Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, S.Sos., M.A.P menerima kunjungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia dalam rangka melaksanakan ‘Observasi Program Percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi’ bertempat di Ruang Badung Command Center, Kamis (7/3/2024).

Kehadiran KPK RI disambut juga oleh  Kepala Inspektorat Kabupaten Badung, Luh Suryaniti, S.Sos., M.Si., yang selanjutnya mengobservasi bagaimana keseluruhan pengolahan data yang ada di Diskominfo Kabupaten Badung.

Perwakilan KPK RI, Firlana Ismayadin memaparkan,  ini merupakan kegiatan ketiga dari ‘Observasi Program Percontohan Antikorupsi Kabupaten/Kota’ di wilayah Bali, khusus di wilayah Badung.
“Pertama kami melakukan pertemuan dengan Bupati dan seluruh Pejabat OPD di Badung  kemudian dilakukan secara bertahap presentasi dari Kabupaten Badung diberikan kepada kami, diobservasi KPK dari Direktorat Pembinaan Masyarakat KPK, untuk kemudian kami konfirmasi melalui diskusi tanya jawab dan ada beberapa hal yang kami dalami ada hal juga kami butuhkan dari apa yang dipaparkan. Tapi secara keseluruhan apa yang disampaikan mencakup enam komponen dari susunan komponen percontohan kabupaten/kota antikorupsi yaitu tentang cara tata kelola Pemerintah Daerah dan peningkatan pengawasan, peningkatan pelayanan publik, peningkatan budaya kerja di lingkungan Kabupaten Badung, peningkatan masyarakat dan terkait dengan kearifan lokal,” jelas Firlana Ismayadin.
 Firlana Ismayadin, juga menjelaskan ini adalah upaya bersama sebuah bentuk kolaboratif KPK memberikan peluang percontohan kabupaten/kota antikorupsi yang pertama dilakukan di tahun 2024, dan mudah-mudahan yang terbaik yang bisa didapatkan di Kabupaten Badung.
“Setelah kita melakukan sesi diskusi pertama di Kantor Bupati Badung, kemudian melakukan sesi cek lapangan dengan melaksanakan cek fisik ke mall pelayanan publik yang ada di lingkungan Kabupaten Badung. Dilanjutkan pertemuan ke Command Center Badung untuk melihat bagaimana proses pengupayaan manfaat teknologi informasi untuk pelayanan publik dan tata kelola Pemerintah Kabupaten Badung,” ungkap Firlana Ismayadin.
Firlana berharap kepada kabupaten yang diobservasi menjadi upaya bersama, bukan soal menang kalah, sekali lagi ini bukan kompetisi lomba. Ini merupakan pendidikan antikorupsi mengajak peranserta masyarakat untuk lebih aktif lagi dalam gerakan pemberantasan korupsi.
“Sekali lagi ini adalah bagian dari upaya kami baik KPK kemudian stakeholder dan kementerian-kementerian yang membantu kami menyusun komponen dan indikator. Sekali lagi ini adalah upaya bersama dalam gerakan antikorupsi bahwa nantinya akan terwujud desa, kecamatan, kabupaten/kota yang tujuannya adalah menjadi Indonesia Emas di tahun 2045,” tegas Firlana Ismayadin.
Sementara Kepala Inspektorat Kabupaten Badung, Luh Suryaniti, S.Sos, M.Si., berharap, mudah-mudahan dari observasi ini bisa memberikan hasil yang terbaik sehingga bisa melangkah ke tahap berikutnya.
“Apabila terpilih menjadi kabupaten percontohan antikorupsi. Mudah-mudahan dengan adanya program ini bisa menyejahterakan masyarakat khususnya di Kabupaten Badung,” tutup Luh Suryaniti. ***ADV
(Visited 3 times, 1 visits today)
See also  Sambut HUT Polwan Ke -72, Srikandi Polres Badung Semprotkan Disinfektan