BNN Kalbar Amankan 5 Pelaku dan 4 Kg Sabu Asal Malaysia

0
598
BNN Kalbar Amankan 5 Pelaku dan 4 Kg Sabu Asal Malaysia/fajarbadung.com
BNN Kalbar Amankan 5 Pelaku dan 4 Kg Sabu Asal Malaysia/fajarbadung.com

PONTIANAK, Fajarbadung.com – BNN Provinsi Kalimantan Barat mengungkap peredaran 4 kilogram sabu yang dikendalikan dari Malaysia.

Pengungkapan kasus narkoba tersebut dilakukan di tiga lokasi berbeda di wilayah Provinsi Kalbar, dimana Tim pemberantasan BNNP Kalbar berhasil menangkap 5 orang tersangka yaitu S, SL, Is, Id, dan UF., Minggu (15/03).

Menurut keterangan Karo Humas dan Protokol BNN RI, Sulistyo Pudjo Haryono, SIK, M.Si bahwa Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi yang didapatkan petugas BNNP Kalbar saat melakukan penyelidikan di wilayah Siantan, Ambawang, Entikong, dan Rasau Jaya. Selanjutnya berdasarkan hasil penyelidikan diketahui bahwa akan ada transaksi narkotika pada hari Minggu, 15 Maret 2020 sekitar pukul 09.00 WIB dengan pergerakan pelaku dari arah Entikong menuju tol landak, Pontianak.

See also  Antusiasme Siswa Mendapat Buku Bacaan Bermutu dari Mendikdasmen

Setelah melakukan pengintaian selama beberapa waktu, akhirnya sekitar pukul 10.00 WIB Tim pemberantasan BNNP Kalbar berhasil menangkap seorang pria berinisial UF serta melakukan penggeledahan terhadap sepeda motor yang dinaiki tersangka di Jalan Gusti Situt Mahmud, Simpang Siantan.

Dari hasil penggeledahan, akhirnya petugas mendapatkan 4 bungkus plastik berisi narkotika jenis sabu seberat 4 kilogram yang ditemukan di dalam sebuah tas yang disimpan di dalam jok sepeda motor.

Kemudian berdasarkan pengembangan informasi dari pelaku UF, akhirnya Tim pemberantasan BNNP Kalbar kembali mengamankan 4 orang pelaku lainnya yakni laki laki inisial S, SL, Is, dan Id. Keempatnya diamankan di dua lokasi berbeda yaitu di Jalan 28 Oktober, Siantan dan Jalan KH. Abdurrachman Wahid (Kuala Dua), Kubu Raya, Kalimantan Barat.

See also  PPDB SMP Badung Selesai, Daya Tampung Lebihi Calon Siswa

“Seluruh barang bukti dan kelima tersangka telah diamankan di kantor BNNP Kalimantan Barat guna proses penyidikan lebih lanjut,” kata Karo Humpro mengakhiri wawancaranya.(red/fb).

(Visited 18 times, 1 visits today)