Bunda PAUD Badung Jadi Narasumber di Focus Group Discussion, Rencanakan Pembangunan TPA di Puspem Badung

0
24
Bunda PAUD Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat menjadi narasumber FGD di Ruang Rapat Badan Riset dan Inovasi Daerah, Kamis (30/7), Foto : Dok - Humas

MANGUPURA, Fajarbadung.com – Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai narasumber Focus Group Discussion (FGD) mengenai rencana pembangunan Tempat Penitipan Anak (TPA) di lingkungan Puspem Kabupaten Badung. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Badan Riset dan Inovasi Daerah, Kamis (30/7), diselenggarakan sebagai langkah strategis menyediakan tempat tumbuh kembang yang optimal, guna mewujudkan generasi emas Nak Badung melalui pengasuhan dan pendidikan yang profesional berbasis kearifan lokal.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Badung, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung, serta para narasumber ahli di bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan manajemen fasilitas penitipan anak, Kepala TPA Blue Dolpin Play School Kuta, Kepala Ismile Alam Atelier School, Pengelola Stala Daycare, Kepala PAUD Permata Udayana dan undangan lainnya.

See also  Rombongan Humas DPRD Badung Studi Banding ke Dinas Kominfotik DKI Jakarta

Dalam pemaparannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa keberadaan TPA yang layak, aman, dan berkualitas bukan sekadar fasilitas penunjang bagi orang tua yang bekerja, melainkan fondasi utama pembentukan karakter dan potensi anak sejak dini.

“Kita ingin mewujudkan generasi emas Nak Badung melalui pengasuhan dan pendidikan yang profesional berbasis kearifan lokal. TPA tidak boleh hanya menjadi tempat menitipkan anak, melainkan ruang tumbuh yang mengutamakan standar pengasuhan yang baik, disiplin ilmu yang tepat, namun tetap memelihara nilai-nilai luhur budaya Bali yang menjadi identitas kita,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengasuhan profesional yang dipadukan dengan kearifan lokal akan membentuk anak-anak yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga santun, berbudaya, dan memiliki jati diri yang kokoh. Hal ini sejalan dengan visi daerah untuk melahirkan generasi penerus yang mampu bersaing sekaligus tetap menjaga warisan leluhur.

See also  Pasangan Giriasa Resmi Dilantik Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Badung

Selain itu, Bunda PAUD juga menekankan pentingnya sinkronisasi standar bangunan, keamanan, kurikulum kegiatan dan kualifikasi tenaga pengasuh. “Ketika orang tua dapat bekerja dengan tenang karena anak berada di lingkungan yang terjamin kualitasnya, dan anak tumbuh dengan bimbingan yang tepat serta nilai budaya yang kuat, maka kita sedang membangun pondasi masa depan Badung yang lebih baik,” tambahnya.***

(Visited 2 times, 2 visits today)