DPRD Badung Panggil RS Kasih Ibu Kedonganan, Soroti Keluhan Warga Soal Ambulans dan Biaya Emergency

0
27
Raker Komisi IV DPRD Kabupaten Badung, 26 Agustus 2026 di Ruang Rapat Gosana II Lantai II, Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Badung. Foto : Dok - Humas

MANGUPURA, Fajarbadung.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Badung gelar rapat kerja tentang pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Kasih Ibu Kedonganan, Badung, Rabu, 26 Agustus 2026 di Ruang Rapat Gosana II Lantai II, Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Badung.

Dalam kesempatan tersebut hadir juga, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Badung, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dan Direktur beserta Direksi Rumah Sakit Kasih Ibu Kedonganan.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung, Nyoman Graha Wicaksana menyebut, dalam pelaksanaan Rapat Kerja Komisi IV terkait pengaduan masyarakat yang diterima Komisi IV tentang pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Kasih Ibu Kedonganan diduga pelayanan kurang sigap dilakukan pihak RS Kasih Ibu, ketika warga masyarakat Badung membutuhkan ambulans.

Selain hal tersebut Dirinya mengatakan, saat emergency, ada kebijakan bahwasanya pasien harus membayar 50% terlebih dahulusebagai tanda jadi.

See also  Bijak Bermedia Sosial, Jika Tidak Berdampak Negatif

“Ya seperti itu. Dan tadi sudah kita cross-check, nah pihak manajemen pun sudah siap untuk melaksanakan perbaikan,” jelasnya disela kegiatan Raker kemarin,(Rabu,(26/8/2026) di Badung.

Dirinya menyampaikan, sinergi, masyarakat, rumah sakit serta pemerintah penting dilakukan dalam upaya meningkatkan kwalitas pelayanan yang cepat dan lebih baik.

“Kita berusaha supaya adanya sinergi antara masyarakat lokal, rumah sakit, dan Dinas Kesehatan sehingga, pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Badung, khususnya di Kecamatan Kuta ini, bisa berjalan dengan baik. Sehingga masyarakat tidak lagi dibebani hal-hal administrasi, hal-hal membelenggu terjadi ditengah masyarakat, khususnya untuk mendapat pelayanan dini atau pelayanan cepat yang lebih baik,” paparnya.

​Ia menyebut, Program Bupati Badung (Kerti Badung Sehat) ini tidak bisa diimplementasikan di rumah sakit swasta sehingga, diharapkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dapat mengkaji lebih lanjut, bisa atau tidak.

See also  Rapat Paripurna, Dewan Badung Apresiasi Kinerja Pemkab Badung

​”Kan kasihan ini, masyarakat di Kecamatan Kuta, Kuta Selatan, itu sangat sedikit sekali tersentuh dengan program pelayanan kesehatan Kabupaten Badung ini. Ya kan tidak mungkin warga kami kami rujuk ke (RSUD) Mangusada, itu terlalu jauh sekali lokasinya. Apalagi pasien dengan kondisi yang emergency.Nah, harapan kami supaya ada Rumah Sakit yang diajak kerja sama, khususnya yang berada di kawasan Badung Selatan, sehingga jaraknya lebih dekat,”harapnya.

Sembari Ia berharap, program kesehatan Pembkab Badung diharapkan merata dalam memberi pelayanan kesehatan.

“Harapannya kami sebagai wakil masyarakat.Tentu tidak ada diskriminasi. Kalau sudah program, ya itu bisa menyentuh semua. RS Swasta iya, maupun negeri iya, gitu. Kan ini namanya program. Itu harapan kami, tapi kan kami tidak tau teknisnya seperti apa.Ya, mungkin lebih jelas bisa memberikan jawaban terkait itu Pak Kadis Kesehatan,” harap Graha Wicaksana.(FB005)

(Visited 1 times, 1 visits today)