Era Digitalisasi, Gubernur Koster Ajak Generasi Milenial Buleleng Kembangkan Diri dan Pertajam Ilmu Pengetahuan

0
107
Penyelenggaraan Creative Fun Walk (CFW) road to Bali Digital Festival (Digi Fest) II Tahun 2023 di gelar di Taman Kota Singaraja, Minggu (21/5). Foto : Ist

SINGARAJA, Fajarbadung.com – Setelah sebelumnya sukses diselengharakan di Kabupaten Gianyar, Penyelenggaraan Creative Fun Walk (CFW) road to Bali Digital Festival (Digi Fest) II Tahun 2023 kali ini kembali di gelar di Kabupaten Buleleng.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan perayaan Rahina Tumpek Landep ini yang puncaknya akan dihelat di Denpasar pada tangga 2-4 Juni 2023 itu, dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster.

Mengambil lokus di Taman Kota Singaraja, Minggu (21/5), CWF dimulai dengan kegiatan Jalan Santai sepanjang 2 Km, dilanjutkan dengan dorprise, parade atraksi Cosplay , kegiatan donor darah, pasar murah dan live musik.

Gubernur Koster dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi penyelenggaraan CWF Road To Digi Fest ke 2 tahun ini yang dimana disambut oleh ribuan masyarakat Buleleng dari unsur pendidikan, instansi dan masyarakat yang begitu antusias.

See also  Jalin Silaturahmi, Pangdam IX/Udayana Kunjungi Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali

Koster menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk inisiasi dari Pemrov Bali serangkaian hari Raya Tumpek Landep yang mempunyai misi dalam menajamkan pikiran dan pemajukan ilmu pengetahuan tentang digitalisasi.

“Itulah sebabnya salah satu dari proritasnnya adalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis teknologi digital yang mengikuti perkembangan jaman yang saat ini begitu cepat berlangsung,” tegas Gubernur asal Desa Sembiran itu.

Pihaknya menambahkan bahwa digitalisasi ini nantinya akan mempengaruhi kehidupan dari berbagai aspek di masyarakat. Dimana digitalisasi begitu tumbuh pesat dan diharapkan masyarakat mampu mengimbanginya.

Sementara itu, Penjabat Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengatakan menyikapi program dari Pemerintah Provinsi Bali terkait digitalisasi, Pemerintah Kabupaten Buleleng sudah mulai menerapkan transaksi berbasis digital. Kegiatan itu diantaranya elektronik keuangan berbasis digital sehingga Buleleng mendapat predikat pertama tingkat Jawa-Bali.

See also  Kasus Positif di Bali Terus Meningkat Tajam

Selain itu, pihaknya menjabarkan bahwasannya Buleleng sudah melakukan Dokumen Kependudukan Digital, Pajak Digital dan E-Sport dalam mewadahi generasi muda. “Ini komitmen kami bahwa digital itu merupakan keniscayaan dan diharapkan Buleleng menjadi Kabupaten Buleleng Digital pertama di Provinsi Bali,” tegasnya.

Lihadnyana berharap semoga program ini terus berlanjut sehingga Buleleng akan semakin maju. Untuk ke depannya sebagai mengantisipasi pembangunan Tower Turyapada, Buleleng sebagai kota pendidikan akan membangun Taman Pendidikan Digital tahun ini.

“Taman ini nantinya untuk kalangan pelajar agar semuanya berbasis digital. Kami ingin Buleleng ini maju karena digital,” tutupnya.*Wismaya

(Visited 1 times, 1 visits today)