Gandeng BEDO, The Sak Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Wanita Desa Air Kuning Jembrana

0
195
Gandeng BEDO, The Sak Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Wanita di Desa Air Kuning Jembrana/fajarbadung.com
Gandeng BEDO, The Sak Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Bagi Wanita di Desa Air Kuning Jembrana/fajarbadung.com

JEMBRANA, Fajarbadung.com – The Sak memenuhi jani-janji yang mereka buat kepada wanita pengrajut Negara di awal tahun ini. Dalam rangka merayakan ulang tahun yang ke-30 tahun ini The Sak yang merupakan merk tas rajut asal America mengeluarkan tas edisi terbatas, koleksi “philanthropic capsule” yang mana 100% hasil penjualannya dialokasikan untuk mensponsori pemeriksaan kesehatan dan edukasi wanita pengrajut yang telah merajut tas-tas tangan The Sak sejak awal.(1/10)

Sebagai langkah selanjutnya dalam melaksanakan komitmen mereka, The Sak melakukan kunjungan ke salah satu desa di Negara pada Selasa, 01 Oktober untuk mengelola pelayanan pemeriksaan kesehatan untuk wanita pengrajut.

Menggandeng yayasan-yayasan non profit seperti John Fawcett Foundation dan organisasi kesehatan lainnya, The Sak akan menghabiskan 1 hari penuh dengan 100 wanita pengrajut di Negara untuk melakukan beberapa pelayanan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan. Pelayanan-pelayanan tersebut berupa check up, pendeteksian dini kanker payudara , pemeriksaan kesehatan mata, tes darah, dan lain lain.

See also  Moeldoko: Hentikan Mafia Logistik Lewat Stranas PK

The Sak bekerjasama dengan BEDO (Business & Export Development Organization) untuk mendistribusikan bantuan-bantuan ini. Selain mensponsori kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi wanita pengrajut dan keluarganya, The Sak juga berencana untuk memperluas aksi sosial mereka dengan mengaktifkan komunitas penduduk lokal setempat salah satunya dengan mendirikan taman daerah setempat, membangun kebun kelompok dan pengaturan sistem keuangan.

The Sak berkomitmen penuh dalam mendukung pengrajin mereka untuk kedepannnya, memperhatikan akar dari perusahaan dan wanita-wanita pengrajin dibalik layar. Kegiatan “Bali Artisan Fund” menguatkan komitmen The Sak dalam membangun bisnis dengan niat terarah pada masa depan yang meningkatkan keberlanjutan dan fair trade.

“Ketika saya melihat ke 3 dekade terakhir dan dimana dunia pada saat kami memulai dibanding dengan sekarang, saya mengakui pentingnya membingkai ulang bagaimana The Sak dapat bermanfaat sebagai penduduk dunia” ucap Co-founder + CEO The Sak Brand Group, Mark Talucci.

See also  Bali Jadi Contoh Pembelajaran Penanganan Covid-19

“Menghargai dan mendukung wanita-wanita pengrajin Bali yang telah menginspirasi saya dan partner saya dalam menciptakan The Sak adalah langkah awal kami untuk 30 tahun selanjutnya, yang menandai komitmen terhadap keberlanjutan, praktek fair trade dan sebuah kelanjutan dari usaha social kami.”

“Visi yang tengah The Sak gerakkan berjalan searah dengan visi BEDO. Sebagai organisasi non-for-profit, visi kami adalah untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan untuk pelaku bisnis di Indonesia yang memiliki tanggung jawab terhadap sosial dan lingkungan,” ucap Jeff Kristianto, Program Manager BEDO.

“Kegiatan giving back The Sak ini memberikan contoh nyata dari Corporate Social Responsibility yang berkelanjutan.

Tentang The Sak The Sak adalah merk tas original yang dibuat secara global asal Amerika yang terinspirasi dari gaya hidup California yang santai, menawarkan wanita mandiri tas-tas dan aksesoris yang terbuat dari kulit kualitas baik dan rajutan tangan untuk menginspirasi mereka dalam mengekspresikan gaya mereka yang unik, menggabungkan original dari kerajinan tangan, tekstus yang khas, dan detail yang unik. The Sak dijual di lebih dari 10.000 toko diseluruh dunia.(red/FB)

(Visited 2 times, 1 visits today)