BADUNG PENDIDIKAN

Jegeg Bagus STP Bali Kunjungi ‘Pahlawan Kebersihan’ di TPA Suwung

NUSA DUA – Fajarbadung.com – Ada yang menarik dari aktivitas mahasiswa STP Bali dalam rangka menyongsong HUT Kemerdekaan RI ke-74. Mau tahu? Pada Senin,12 Agustus 2019 lalu, Jegeg Bagus STP Bali mengunjungi ‘Pahlawan Kebersihan’ di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung dalam rangka program kerja pertamanya di tahun 2019. Cukup menarik karena baru pertama kali ini Jegeg Bagus STP Bali melibatkan diri dalam kegiatan di TPA Suwung.

STP Bali memang selama ini terus mengedepankan interaksinya dengan masyarakat, juga care terhadap lingkungan sebagaimana kuatnya visi dan misinya dalam meningkatkan pariwisata di Bali. Selain kegiatan akademik, non akademik pun merupakan hal yang penting untuk dikembangkan pada Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali. Mahasiswa STP Bali diberi ruang dalam mengekspresikan kemampuan dan pengetahuannya pada organisasi resmi kampus.

Salah satu kegiatan yang diadakan oleh Senat Mahasiswa STP Bali adalah kegiatan Semarak Kemerdekaan HUT RI ke-74. Jegeg Bagus STP Bali pun terlibat aktif dalam kegiatan ini.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian yang sungguh dari Ketua STP Bali, Dewa Ngurah Byomantara, M.Ed. “Saya melihat ini merupakan kegiatan murni dari hati yang dilakukan oleh mahasiswa, dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 74. Perhatian anggota Jegeg Bagus dalam memberikan penghargaan kepada ‘Pahlawan Kebersihan/Lingkungan’ seperti halnya para bapak-bapak dan ibu-ibu yang bekerja di TPA Suwung merupakan hal yang luar biasa dan patut diapresiasi,” ujar Byomantara bangga.

Byomantara juga mengharapkan seluruh mahasiswa – mahasiswi dan segenap Civitas Akademika STP Bali dapat peka terhadap kondisi dan realita lingkungan khususnya di Bali. Di luar nampak indah dan megah namun dibalik semua itu ada figur – figur yang berjuang untuk menjaga agar Bali menjadi Bali yang asri dan indah. “Karena itu mari kita sama-sama menjaga alam dan lingkungan Bali agar tetap jadi lingkungan yang asri dan indah agar dapat dinikmati oleh generasi berikutnya,” ungkap Byo mengakhiri pembincangannya. (*)

error: Content is protected !!