Kemendikdasmen Dorong Partisipasi Semesta Wujudkan Keterdampakan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran

0
74
Foto : Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah: Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran di Tangerang (13/11).

TANGERANG, Fajarbadung.com – Upaya masif Pemerintah Indonesia untuk mentransformasi lanskap pendidikan nasional terus dilakukan. Hal tersebut terlihat dari Program prioritas Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkolaborasi dengan pemerintah daerah (Pemda) wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut bergantung pada sinergi semua pihak. “Dukungan dari semua pihak, terutama pemerintah daerah, sangat krusial untuk kelancaran program revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran melalui langkah-langkah prioritas tahun 2026. Program ini adalah kelanjutan dari upaya kita bersama. Revitalisasi sekolah dan akselerasi digitalisasi harus berjalan beriringan untuk memastikan tidak ada anak Indonesia yang tertinggal,” ungkap Menteri Mu’ti dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah: Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran di Tangerang (13/11).

Pada kesempatan ini, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran peserta. “Kehadiran 429 perwakilan pemerintah daerah, kabupaten, kota, dan 29 pemerintah provinsi, dengan tingkat komitmen kehadiran mencapai 82%, menunjukkan kesamaan visi kita untuk pendidikan yang lebih baik. Rakor ini bertujuan menyelaraskan kebijakan, memperkuat pengawasan, dan memastikan setiap rupiah dari anggaran negara tepat sasaran pada satuan pendidikan yang paling membutuhkan,” tuturnya.

See also  Konsumsi yang Bertanggung Jawab, Upaya Lestarikan Alam

Selain itu, Wali Kota Manado, Andrei Angouw, yang turut hadir dalam rapat tersebut menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi atas program ini sebagai langkah strategis dengan dampak yang melampaui perbaikan fisik semata. “Program revitalisasi dan digitalisasi ini bukan sekadar perbaikan infrastruktur, tetapi sebuah investasi untuk masa depan anak-anak Manado,” ucapnya.

“Kami berharap para lulusan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki daya saing tinggi, siap menghadapi tantangan di era digital, dan pada akhirnya mengangkat nama Kota Manado di tingkat nasional. Ini adalah fondasi untuk menciptakan manusia-manusia berkualitas,” tambah Andrei yang merangkum optimisme peserta didik di Kota Manado. Andrei juga turut menyoroti kolaborasi yang telah terjalin antara Pemda dan Kemendikdasmen melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPMP (Balai Penjaminan Mutu Pendidikan) Provinsi Sulawesi Utara di wilayah administratif yang dipimpinnya.

See also  KSP Dukung Percepatan Pembangunan Ekonomi Berbasis Klaster Perwilayahan Di Sulteng

“Terdapat 10 (sepuluh) satuan pendidikan dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Manado yang telah menerima manfaat program revitalisasi. Semoga proses pengerjaannya dapat selesai tepat waktu. Tak luput, murid di 145 sekolah di Kota Manado juga telah mendapatkan dukungan pembelajaran dengan Papan Interaktif Digital/Interactive Flat Panel,” sambungnya.

Dukungan atas program prioritas Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran yang telah menunjukkan hasil nyata juga datang dari Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, menyampaikan jika progres signifikan yang telah dirasakan di wilayahnya. “Kami sangat mengapresiasi program ini. Di Rejang Lebong, kami telah melihat dampaknya secara langsung. Dengan anggaran revitalisasi sekitar Rp36 miliar, telah dilakukan revitalisasi di 17 satuan PAUD, 38 SD, dan 5 SMP di tahun 2025. Harapan kami pada tahun 2026, lebih banyak lagi sekolah yang dapat direvitalisasi sehingga anak-anak kami bisa merasakan fasilitas belajar yang layak dan modern,” kata Bupati Fikri.

(Visited 2 times, 1 visits today)