Kerja Keras Warga TPS3R Jadi Penentu, DPRD Badung Desak Pemerintah Bayar Lebih Tinggi Pahlawan Pengolah Sampah

0
202
FOTO : Ketua Komisi II DPRD Badung, Made Sada.

MANGUPURA, Fajarbadung.com – Impian menjadikan Kabupaten Badung benar-benar bebas sampah tidak bisa hanya bergantung pada teknologi canggih.

Pemilahan dari sumbernya disebut sebagai kunci utama agar mesin pengolah bekerja optimal.

Ketua Komisi II DPRD Badung, Made Sada, menegaskan pemerintah harus memberi perhatian lebih kepada desa-desa yang sudah memiliki Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).

Menurutnya, para tenaga kerja pengolah sampah di TPS3R layak diberi insentif khusus.

“Harus ada insentif dari pemerintah bagi tenaga kerja TPS3R. Berikan gaji yang lebih tinggi, karena tidak semua orang mau bekerja di tempat pengolahan sampah,” tegasnya, kemarin,(Kamis,(4/9/2025) di Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Sada menilai, para pekerja TPS3R berjasa besar dalam mengubah sampah residu menjadi produk bermanfaat, seperti paving hingga batu bata.

See also  Tim Satgas Gabungan Badung Terus Laksanakan Operasi Prokes

Dukungan berupa insentif akan menjadi motivasi tambahan, sekaligus mempercepat terwujudnya Badung bebas dari tumpukan sampah.

Ia pun mendorong Pemkab Badung agar lebih berkomitmen mendukung desa-desa yang sudah mandiri mengelola sampah, sehingga program bebas sampah benar-benar bisa tercapai.(Tim)

(Visited 11 times, 1 visits today)