Ketua KPU Bali Lidartawan Dorong Peserta Pemilu 2024 Kampanye di Mall

0
129
Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan (kanan) saat menerima Audiensi Pengurus SMSI Provinsi Bali, Kamis, (9/11/2023).

DENPASAR, Fajarbadung.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Bali menginisiasi kampanye peserta pemilu mengambil lokasi di mall. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan saat menerima Audiensi Pengurus SMSI Provinsi Bali, Kamis, (9/11/2023).

Lindartawan menyebut, Kampanye at Mall akan efektif menjaring partisipasi publik untuk menentukan pilihannya.

Lidartawan menjelaskan bahwa gagasan Inovasi kampanye itu murni ide darinya dan telah disampaikan kepada komisioner KPU Pusat untuk ditindaklanjuti.

Kampanye di Mall itu teknisnya kita akan menyediakan stan untuk 18 partai politik dengan jumlah caleg DPR Tingkat I sebanyak 554 orang. Ditambah lagi dengan 17 stan untuk calon anggota DPD.

See also  Di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolres Klungkung Serahkan Sembako Terhadap Warga Yang Membutuhkan

“Peserta kampanye diharapkan melakukan sosialisasi langsung kepada calon pemilih dengan durasi 8 jam dan setiap peserta memaparkan visi miso dalam waktu 10 menit, saya pastikan 500-an caleg akan saya datangkan ke sana,” kata Lidartawan.

Pengumpulan calon peserta pemilu di Mall itu akan direalisasikan di Bali dan pertama kali terjadi dalam kontestasi politik di tanah air.

Suasana Audiensi Pengurus SMSI Provinsi Bali, Kamis, (9/11/2023). Foto : Dok – SMSI

Lidartawan menyebut, tujuan utama dari Kampanye at Mall adalah menjaga Bali tetap damai dan nyaman di tengah kompetisi politik baik dalam Pileg dan Pilpres 2024. “Jadi pemilih akan tahu visi misi caleg daripada pasang baliho yang bikin ribut-ribut,” jelas Lidartawan.

“Saya datang ke sosialisasi sering mendapat pertanyaan masyarakat, bagaimana saya bisa memilih kalau hanya dikasih baliho, gimana saya bisa tahu calon ini baik,” tambahnya.

See also  Ny Putri Koster: Bali Perlu Miliki Rumah Pameran Khusus Datangkan 'Buyer' Industri Lokal

Pada Pemilu 2024, KPU Bali mencanangkan green election melalui proses pemilu yang ramah lingkungan. Penggunaan baliho maupun spanduk akan direduksi semaksimal mungkin.

Lebih lanjut dijelaskan Lidartawan, dalam petunjuk teknis Peraturan KPU Nomer 15 tahun 2023 tentang kampanye pemilihan umum menyatakan, sosialisasi kampanye bisa dilakukan secara digital. “Itu jelas, kita bisa menggunakan videotron, baliho hanya satu lho, di ibukota provinsi. Hal ini bisa kita dorong. Saya mau ngumpulin mereka, ketua parpol dan DPD akan saya kumpulkan segera,” kata Lidartawan.*Chris

(Visited 9 times, 1 visits today)