KSN PMKRI 2023, Bangun Indonesia Sesuai Amanat Pancasila Butuh Gotong Royong

0
210
Panitia Konferensi Studi Nasional Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Denpasar dan PMKRI Pengurus Pusat bertemu dengan Penglingsir Puri Satria, Tjok Ratmadi, pada Kamis/5/2023 di Puri Agung Denpasar. Foto : dok - Abb

DENPASAR, Fajarbadung.com – Panitia Konferensi Studi Nasional Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Denpasar dan PMKRI Pengurus Pusat bertemu dengan Penglingsir Puri Satria, Tjok Ratmadi, pada Kamis/5/2023 di Puri Agung Denpasar.

Pertemuan tersebut dalam rangka menuju kegiatan Konferensi Studi Nasional yang akan digelar di Bali pada 19-25 November mendatang dengan mengusung tema Indonesia 2045 : Epesentrum Pertumbuhan Ekonomi Global.

Kedatangan Panitia Konferensi Studi Nasional Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Denpasar dan Pengurus Pusat itu disambut baik oleh Tjok Ratmadi. Pasalnya kegiatan Konferensi Studi Nasional yang diselenggarakan oleh PMKRI, bagi Tjok Ratmadi adalah bentuk keikutsertaan generasi muda dalam mengisi kemerdaan Negara Republik Indonesia.

See also  Akses Tol MNP Ditarget Selesai Juni 2023, KSP: Ini Hasil Debottlenecking Efektif Pemerintah

“Kegiatan ini sebenarnya adalah bentuk keikutsertaan generasi muda dalam mengisi kemerdekaan, masa saya umur 80 masih ngomong-ngomong politik, anda adalah pewaris. Kalo jelek nanti republik ini, anda yang kena” ujar Tjok Ratmadi.

Tjok Ratmadi mengatakan pancasila telah jelas menghendaki negara ini harus di kelola secara gotong royong melalui pemilu. Pemilu di lihat sebagai sarana untuk memperbaiki negara dan bangsa Indonesia melalui gotong royong serta saling mengerti satu sama lain.

Konferensi Studi Nasional Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia merupakan salah satu pembinaan formal yang ada di PMKRI. dan juga sebagai forum ilmiah. KSN yang akan digelar di Bali mengakaji isu-isu strategis yakni ekologi, pariwisata, bonus demografi, transisi energi, ketahanan pangan, politik dan demokrasi, ekonomi kreatif, dan tata kelola pembangunan nasional.

See also  Tarian Jai Asal NTT Dipentaskan dalam Forum Pembauran Kebangsaan Kota Denpasar

Hal tersebut sangat didukung penuh oleh Tjok Ratmadi sebab menurut dia kegiatan ini dapat memberikan pengaruh yang positif bagi masyarakat Bali.

“Bali sampai saat ini terkenal salah satunya adalah senyum orang Bali, senyum keramahtamaan ini tidak semua orang tau. Dengan adanya kegiatan yang positif ini pasti senanglah, dengan turis aja senang apalagi orang Indonesia” kata Tjok Ratmadi. (*)

(Visited 4 times, 1 visits today)