KSP: Pembangunan Jalan Akses Pelabuhan Tanjung Priok Timur Dimulai Desember 2023

0
81
Tenaga Ahli Utama Kedeputian I KSP, Helson Siagian, dalam Rapat Koordinasi PSN NPEA, di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (16/10). Foto : Dok - Humas

JAKARTA, Fajarbadung.com – Untuk mendukung konektivitas dan efisiensi logistik nasional, pemerintah akan segera membangun Jalan Akses Pelabuhan Tanjung Priok Timur Baru atau
New Priok Eastern Access (NPEA). Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Helson Siagian, menyebut peletakan batu pertama NPEA akan dilakukan pada akhir tahun ini.

“Persiapan pengadaan tanah dan pekerjaan konstruksi sudah berjalan dengan baik. Groundbreaking akan dilakukan pada Desember nanti,” kata Helson, usai Rapat Koordinasi PSN NPEA, di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (16/10).

Seperti diketahui, Jalan Akses Pelabuhan Tanjung Priok Timur Baru atau New Priok Eastern Access (NPEA) merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Pembangunan NPEA sepanjang 6,6 kilometer ini diprakarsai oleh Pelindo. Estimasi nilai proyeknya sebesar Rp 6,6 triliun.

See also  Bedah Rumah TMMD Desa Nyanglan Siap Diserahterimakan

Helson menjelaskan PSN Jalan Akses Pelabuhan Tanjung Priok Timur Baru atau New Priok Eastern Access (NPEA) akan tersambung dengan PSN Jalan Tol Cibitung – Cilincing yang sudah lebih dulu selesai dan beroperasi. Jalan akses dan jalan tol ini, sambung dia, menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok dengan berbagai kawasan industri di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta. “Dengan adanya NPEA, akses dari dan menuju kawasan industri akan menjadi lebih lancar, sehingga akan mendorong pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

Helson juga memastikan pemerintah terus melakukan pemerataan pembangunan, termasuk menyiapkan berbagai pelabuhan di seluruh Indonesia. Terkait dengan keberadaan Pelabuhan Tanjung Priok dan Terminal Kalibaru (New Priok), kata dia, keduanya tetap akan menjadi tulang punggung perekonomian dan sistem logistik nasional.

See also  UIII Perkuat Posisi Indonesia Sebagai Kiblat Peradaban Islam

“Untuk beberapa waktu ke depan, Pelabuhan Tanjung Priok dan Terminal Kalibaru masih akan menjadi tulang punggung perekonomian dan sistem logistik nasional,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Group Head Manajemen Proyek PT Pelindo (Persero), Wahyu Pradityo, menyampaikan Pelindo bersama BPN, dan Pemprov DKI Jakarta, akan segera memulai pengadaan tanah pada zona darat untuk pembangunan NPEA. Sebab izin penetapan lokasi maupun persetujuan lingkungan dari Gubernur DKI Jakarta dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) telah terbit.

“Selanjutnya kami (Pelindo) akan memulai konstruksi dari zona laut secara paralel dengan pembebasan lahan pada zona darat,” terang Wahyu.**

(Visited 1 times, 1 visits today)