Lentera Anak Bali Ajak Orang Tua Cegah KDRT dalam Pengasuhan Anak

0
296
FOTO : Dok - Fajarbadung.

DENPASAR Fajarbadung.com – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, Yayasan Lentera Anak Bali (LAB) menggelar talkshow bertajuk “Anak Sehat, Bahagia dan Sejahtera Melalui Pengasuh Aman Tanpa KDRT” di Wantilan Gedung Pers Bali K. Nadha, Kamis (24/7/2025).

Ketua Yayasan LAB, Dr. dr. A.A. Sri Wahyuni, Sp.KJ, menegaskan pentingnya peran pengasuhan yang aman dan bebas kekerasan dalam membentuk kesehatan mental anak. Menurutnya, kesiapan mental orang tua menjadi fondasi penting sebelum memutuskan untuk memiliki anak.

“Tentunya seorang calon ibu atau ayah harus siap secara mental sebelum punya anak,” ujarnya.

Ia menambahkan, komunikasi yang sehat menjadi salah satu cara efektif untuk memahami kelebihan dan kekurangan anak. Selain itu, anak perlu dididik sesuai dengan tahapan usia mereka dan tidak bergantung pada benda-benda tersier seperti gawai atau mainan mewah.

See also  10 Ribu Tamu Cina Batal ke Bali Akibat Corona

“Anak-anak harus dilatih untuk kreatif. Luangkan waktu, walaupun hanya 5–10 menit setiap hari, untuk berinteraksi langsung dengan mereka,” katanya.

Wahyuni juga menyoroti kesalahan pola asuh yang kerap tak disadari oleh orang tua. Ia menyebut banyak orang tua yang secara tidak sadar mewarisi pola pengasuhan dari masa kecil mereka, meski pola itu sebenarnya menyakitkan atau penuh kekerasan.

“Sering kali orang tua mempraktikkan pola asuh yang dulu mereka alami, tanpa sadar itu diteruskan ke anak dan cucu. Kekerasan menjadi warisan turun-temurun,” jelasnya.

Karena itu, Wahyuni mengajak para orang tua untuk memutus rantai kekerasan dengan cara melakukan refleksi diri, membangun komunikasi yang sehat, serta memperlakukan anak sebagai pribadi yang unik dan berharga.(FB007)

(Visited 6 times, 1 visits today)