Mendikdasmen: Iduladha, Sarana Manusia Menyucikan Jiwa dan Memperkuat Akhlak Mulia

0
171
FOTO : Mendikdasmen, Abdul Mu'ti saat khutbahnya dalam Salat Iduladha di Tangerang Selatan, Jumat (6/6).

TANGERANG SELATAN, Fajarbadung.com – Bagi seluruh umat beragama Islam, tanggal 10 Zulhijah merupakan suatu perayaan besar yang dimaknai sebagai Hari Raya Iduladha. Dalam merayakan momen tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menekankan bahwa Hari Raya Iduladha merupakan sarana bagi umat manusia untuk menyucikan jiwa dalam memperkuat akhlak mulia.

“Hari ini kita semua merayakan ibadah Iduladha sebagai syariat dan risalah Islam yang Allah turunkan untuk umat manusia. Oleh karena itu, penting bagi kita semua memaknai Iduladha sebagai wujud ketakwaan dan puncak tertinggi rasa keikhlasan kita kepada tuhan yang maha kuasa,” ungkap Mendikdasmen, Abdul Mu’ti saat khutbahnya dalam Salat Iduladha di Tangerang Selatan, Jumat (6/6).

See also  Mendikdasmen Abdul Mu'ti Mengajak Masyarakat Jadikan Bulan Ramadan Sebagai Stimulus Perkuat Persaudaraan, Kesetiakawanan Sosial, dan Persatuan Bangsa

Di hadapan ratusan jamaah, Menteri Mu’ti menjelaskan tiga tujuan dari Hari Raya Iduladha. Mengutip dari kitab karangan Prof. Ahmad Zahro, sejatinya Iduladha bertujuan menjadi sumber kebahagian dan tumbuhnya rasa kasih sayang antarinsan manusia.

“Lebih dari itu, Iduladha juga menjadi wujud penegakan keadilan serta diharapkan terciptanya maslahat yang hakiki bagi manusia,” tutur Menteri Mu’ti.

Lebih lanjut, Menteri Mu’ti juga mengajak kepada seluruh jamaah untuk menjadikan momen Iduladha sebagai sarana pendekatan diri kepada Allah dan sesama umat manusia. Ia menambahkan bahwa pada saat itu, manusia turut dianjurkan untuk menyembelih hewan kurban sebagai wujud keimanan dan ketakwaan.

“Substansi berkurban adalah membersihkan jiwa, membunuh sifat kebinatangan, menebas rasa keegoisan, dan memupus sekat-sekat sosial. Dengan berkurban, semoga kita menjadi insan manusia yang dapat membangun kohesi sosial dan menghadirkan kerahmatan dalam berkehidupan,” ujarnya.

See also  Langkah Strategis Kemendikdasmen dalam Perumusan Sistem Penerimaan Murid Baru

Mengakhiri khutbahnya, Menteri Mu’ti mengajak seluruh jamaah berdoa memanjatkan puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa. “Semoga ibadah di momen Iduladha ini menjadi pondasi kuat bagi kita untuk senantiasa menjadi insan manusia yang bertakwa dan berguna bagi bangsa dan negara,” tutup Menteri Mu’ti.(*)

(Visited 7 times, 1 visits today)